Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa, Sih? Tayang 12 November
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Sejumlah pengunjung melintas di Kawasan Malioboro, Sabtu (13/11/2021). /Harian Jogja-Jumali.
Harianjogja.com, JOGJA - Ribuan orang tetap memadati kawasan Malioboro, Jogja, Sabtu (13/11). Pantauan Harian Jogja memperlihatkan meski masih di masa pandemi, sejumlah pengunjung masih terlihat tidak tertib mengenakan masker. Sementara untuk kerumunan, tidak begitu terlihat di beberapa titik di kawasan Malioboro.
Salah satu pengunjung, Ridho, 27, warga Sidoarjo, mengaku sengaja datang ke kawasan Malioboro untuk mengantar sang istri. Meski menggenakan masker, ia mengaku tidak menscan barcode PeduliLindungi yang ada di beberapa titik di Malioboro.
"Saya sendiri baru kali ini ke Malioboro setelah pandemi. Tujuannya ya cari baju dan cendera mata," katanya.
BACA JUGA : Corona Meluas di Bantul, Ini 2 Wilayah Paling Banyak Ditemukan Klaster Takziah
Sementara banyaknya pengunjung di kawasan Malioboro cukup berdampak pada peningkatan omzet pedagang. Salah satunya adalah Anggoro Suluh, 40. Pedagang pakaian ini mengaku sudah bisa bernapas seiring dengan peningkatan jumlah pengunjung di Malioboro.
"Harapannya lebih ramai lagi. Sekarang 80 persen ada kenaikan dari jualan pakaian saya. Setidaknya sudah ada yang buat harian [pendapatan]," ucap Anggoro.
Sugeng Rawuh Mulai Diterapkan Hari Minggu
Sementara Kepala Unit Pelaksan Teknis (UPT) Kawasan Cagar Budaya Malioboro, Ekwanto mengatakan jika penerapan aplikasi Sugeng Rawuh baru akan dilakukan Minggu (14/11). Sejauh ini, jawatannya telah mempersiapkan diri untuk menerapkan aplikasi tersebut.
"Kami telah menggelar simulasi dua kali dan tidak ada kendala. Sugeng Rawuh ini sangat mudah dan simpel. Di mana pengunjung tinggal scan barcode dan mengisi nomor handphone saja," kata Ekwanto.
Mengenai petugas yang dipersiapkan untuk penerapan aplikasi ini, Ekhwanto mengatakan telah menyiapkan sebanyak 35 petugas berjaga di 17 pintu masuk Malioboro. Nantinya petugas akan membimbing wisatawan yang akan masuk Malioboro untuk menscan barcode yang ada. "Nanti petugas akan membimbing. Ini kami lakukan agar semuanya mudah, dan mencegah adanya antrean," jelasnya.
Sementara disinggung mengenai kunjungan wisatawan di Sabtu (13/11), Ekhwanto mengakui jika jawatannya belum menerapkan aplikasi Sugeng Rawuh. Meski demikian, pihaknya memerkirakan jumlah pengunjung di kawasan Malioboro pada Sabtu (13/11) mengalami penurunan.
BACA JUGA : Pemkab Bantul Kejar Terus Kontak Erat Klaster Takziah
"Jika pekan kemarin bisa mencapai 4.000 pengunjung sehari, maka hari ini kemungkinan hanya separoh saja. Sebab, cuaca sedang tidak bersahabat beberapa hari terakhir," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Polresta Sleman mengonfirmasi Transhome telah melaporkan kebakaran ke Polsek Berbah. Penyebab dan kerugian masih dalam penyelidikan.
Presiden FIFA Gianni Infantino memuji Indonesia sebagai tuan rumah FIFA ASEAN Cup dan berharap turnamen serupa kembali digelar di kawasan ASEAN.
Apple dikabarkan menyiapkan acara 13 Oktober 2026 untuk memperkenalkan smart home hub, HomePod mini 2, dan Apple TV 4K baru.
Punya dua nomor BPJS Ketenagakerjaan setelah pindah kerja? Simak cara menggabungkan saldo JHT melalui JMO dan layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Pajak mineral bukan logam dan batuan Kulonprogo 2026 baru Rp1,16 miliar dari target Rp2,4 miliar. Warga juga menyoroti aktivitas tambang pasir Sungai Progo.