Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Pemkab Bantul mengklaim penularan Covid-19 dari klaster takziah di kapanewon Sedayu, Bantul sudah melandai sehingga tidak ditemukan lagi warga yang positif Covid-19 dari klaster tersebut.
“Langkah cepat kita lakukan dengan tracing, testing, dan treatmen yang dilakukan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dibantu Polsek dan Koramil terhadap warga yang kontak erat dari klaster Sedayu. Sekarang sudah tidak ditemukan kasus lagi,” kata Wakil Bupati Bantul, Joko Budi Purnomo, saat dihubungi Senin (15/11/2021).
Melandainya kasus takziah Sedayu terbukti dari hasil tes PCR yang dilakukan di Madrasah Aliah Negeri (MAN) I Bantul sebanyak 72 yang positif hanya dua orang. Di SD Bonggalan, Srigading, Sanden dari tes PCR yang positif delapan orang dan 89 orang lainnya negatif, di SD Piring, Srigading, Sanden hanya tiga yang positif dari 24 kontak erat yang dilakukan tes PCR.
BACA JUGA: Petugas Kewalahan Batasi Pengunjung Malioboro, Personel Bakal Ditambah
Data tersebut berdasarkan tes PCR yang dilakukan pada 1 November lalu, “Setelahnya sudah tidak ditemukan kasus positif lagi,” ucap Joko.
Gencarnya tiga T atau testing, tracing, dan treatmen yang dilakukan Pemkab Bantul diakui Joko, Bantul memperoleh penghargaan kategori terbaik nasional dalam tes, lacak, dan isolasi dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2021 ini.
Kendati sudah melandai, ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Bantul ini akan tetap melakukan tes PCR acak yang menyasar sekolah-sekolah sekaligus evaluasi protokol kesehatan di sekolah selama pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). “Minggu ini dilaksanakan survei di sekolah-sekolah PTM untuk skrining sekaligus evaluasi,” ujar Joko.
Sementara itu Panewu Sanden, Deni Ngajis Hartono mengatakan warga Sanden dari klaster takziah Sedayu yang dinyatakan positif sejak Oktober lalu sampai saat ini totalnya 31 orang. Klaster takziah Sedayu setidaknya merembet ke Taman Pendidikan Al-Quran (TPA), SD Bonggalan dan SD Piring di kapanewon setempat.
Deni memaparkan penuralan Covid-19 sampai 31 positif itu bermula dari salah satu guru SMKN 1 Sedayu Bantul yang sudah dinyatakan positif Covid-19 nekat mengajar TPA. Akibatnya menularkan kepada enam siswa yang juga sebagai siswa SD Piring dan SD Bonggalan. “Akibatnya PTM di dua SD tersebut ditutup sementara,” kata Deni. Tracing dilakukan kepada siswa, guru, dan keluarga siswa.
Selain menulari siswa TPA dan dua SD di Sanden, penularan Covid-19 juga merembet sampai MAN 1 Bantul karena guru SMKN 1 Sedayu juga telah menulari istri dan anaknya. Sementara istrinya yang juga positif mengajar di MAN 1 Bantul, Gandekan dan menulari seorang guru. Guru MAN 1 Bantul tersebut yang kemudian meggelar lamaran.
“Ceritanya efek dari pak Hisyam guru SMKN 1 Sedayu punya istri, istrinya ngajar di MAN Gandekan, salah satu kontak erat calon penganten menyelenggaraan acara lamaran, ternyata diswab positif. Dari informasi sebetulnya ada notivikasi dari MAN tapi informasinya baca WA terlambat sehari enggak pegang HP sehingga acara lamaran tetap digelar,” kata Deni.
Upaya tracing terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Sanden. Deni menambahkan dari 31 orang yang positif yang berkaitan klaster takziah Sedayu sampai saat ini yang sudah dinyatakan sembuh empat orang termasuk satu guru SMKN 1 Sedayu penyebab awal yang merembet sampai Sanden. Sementara lainnya masih menjalani isolasi di rumah sakit dan isolasi mandiri di rumah. Ia memastikan semua yang positif Covid-19 tersebut bergejala ringan dan tanpa gejala.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Di tengah impitan tekanan fiskal dan ketidakpastian geopolitik dunia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen penuh untuk memastikan setiap rupiah
Francesco Bagnaia membidik podium di MotoGP Jerman 2026 meski mengakui Sachsenring bukan sirkuit favoritnya. Hasil positif dibutuhkan untuk memperbaiki posisi k
20 password paling sering digunakan di 2026 versi NordPass! Cek apakah password Anda ada di daftar ini.
Jumlah kecelakaan lalu lintas di Sleman naik 9 persen pada semester I 2026 menjadi 1.454 kasus. Polisi menyebut mobilitas masyarakat dan pelanggaran lalu lintas
PT United Tractors Tbk (UT), anak usaha PT Astra International Tbk (Astra), bekerja sama dengan BNPB menyelenggarakan Training of Trainer Kampung Tangguh Bencan