Advertisement
Harga Bapok di Sleman Turun Usai Nataru
Aktivitas jual beli di Pasar Sleman, Jumat (9/1 - 2026) ist
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN— Harga sejumlah komoditas bahan pokok (bapok) di Kabupaten Sleman terpantau mengalami penurunan pada Jumat (9/1/2026). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman menyebut penurunan ini dipicu melemahnya permintaan masyarakat.
Ketua Tim Kerja Distribusi dan Pemasaran Disperindag Sleman, Fitriana Nurhayati, mengatakan fluktuasi harga bapok sangat ditentukan oleh besaran permintaan. Sejumlah komoditas bahkan mencatat penurunan cukup signifikan.
Advertisement
Rincian Penurunan Harga Bapok di Sleman. Untuk Beras premium turun dari Rp15.313 menjadi Rp15.250 (0,14%), Beras medium turun dari Rp12.257 menjadi Rp12.233 (0,19%) dan Minyak goreng Minyakita turun dari Rp17.652 menjadi Rp17.575 (0,44%).
Selanjutnya, Cabai rawit merah turun dari Rp49.929 menjadi Rp42.475 (14,93%), Cabai merah besar turun dari Rp54.224 menjadi Rp50.714 (6,47%) dan Bawang merah turun dari Rp45.625 menjadi Rp43.825 (3,95%)
BACA JUGA
“Untuk bawang putih honan justru naik dari Rp32.350 menjadi Rp33.900 atau 5,12%,” kata Fitriana saat dikonfirmasi, Jumat malam.
Selain itu, harga daging sapi masih stabil di kisaran Rp139.000 per kg.
Sementara daging ayam broiler turun dari Rp37.946 menjadi Rp36.625 (3,48%) dan telur ayam ras turun dari Rp29.750 menjadi Rp28.925 (2,77%).
Faktor Penyebab Turun–Naiknya Harga
Kepala Disperindag Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih, menjelaskan kenaikan harga bawang putih sejak awal Januari 2026 berkaitan dengan menurunnya pasokan impor dari China. Pedagang saat ini masih mengandalkan stok lama.
Adapun penurunan harga bawang merah dipicu panen raya di sejumlah daerah sentra di Jawa, seperti Brebes, Ponorogo, Tulungagung, dan Kulonprogo. Melimpahnya stok membuat harga turun.
Sleman juga kembali menerima suplai cabai dari beberapa sentra produksi, sehingga menekan harga di pasar. Kondisi ini menjadi penyeimbang kualitas cabai lokal Sleman yang terdampak cuaca tidak menentu.
Disperindag Sleman memastikan kondisi pasokan bapok tetap aman. Mengacu pada perhitungan stok akhir Desember 2025, ketersediaan hingga Januari 2026 berada pada kategori cukup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




