Warmindo di Sleman Terbakar Usai Ledakan, 3 Pegawai Luka Bakar
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Wisatawan membeli ikan segar di Pasar Ikan Segar Pantai Depok Parangtritis, Bantul, Selasa (19/6/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, KRETEK--Cuaca ekstrem berupa hujan deras terjadi hampir setiap hari berdampak pada menurunnya pendapatan pedagang kuliner ikan di kawasan Pantai Depok, Bantul. Meski tetap ada pembeli, jumlahnya mengalami penurunan hingga 30% dibandingkan saat cuaca cerah.
Salah satu pedagang masakan ikan Pantai Depok, Dardi Nugroho tak menampik bila terjadi adanya penurunan pengunjung selama musim hujan. Meski demikian Dardi bersyukur masih ada pemasukan setiap harinya kendati jumlahnya menurun.
"Ya agak menurun. Kemarin Minggu itu saja baru ada pengunjung setalah selesai hujan. Ada penurunan sedikit lah," tutur Dardi pada Senin (15/11/2021).
BACA JUGA : Mayoritas Pelaku Usaha Kuliner di Kawasan Pantai Bantul
Padahal diceritakan Dardi, pasca wisata kembali dibuka dan cuaca pesisir cerah, warung miliknya mengalami kenaikan pengunjung. Namun setelah musim hujan tiba, penurunan pengunjung terjadi. "Cuma kendalanya di hujan, jadi enggak hujan ya tetap ramai. Kecuali kalau hujan deras dari pagi sampai sore," ungkapnya
"Kurangnya enggak banyak. Paling dari 100 persen berkurangnya cuma sekitar 30 persen. Masih ada pemasukan tiap harinya," ucapnya.
Siklus semacam ini memang rutin terjadi selama musim hujan. Dardi mengungkapkan di musim hujan pengunjung di warungnya mengalami penurunan, sejalan dengan berkurangnya wisatawan di Pantai Depok.
"Mesti berkurang lah kalau musim hujan. Akhir tahun juga ramai biasanya kalau enggak ada kendala hujan, waktu Natal, mulai pertengahan Deaember," katanya.
Dardi pun menyiasati situasi musim hujan ini dengan tidak menyetok bahan dasar ikan. Dirinya baru mengambil ikan ke pemasok saat ada pengunjung yang singgah di warungnya.
"Kalau kulakan pasti tak kurangi. Soalnya kalau sekarang spekulasi enggak berani, artinya kalau ada pemesanan baru saja pesan ikan. Tidak menyetok, kecuali nanti hari raya baru menyetok," ujarnya.
Bila tidak hujanr, rata-rata 50 pengunjung per hari bisa mampir ke warung milik Dardi. Saat ini Dardi masih terbantu dari para pengunjung yang menggunakan kendaraan roda empat atau lebih yang tidak begitu terpengaruh oleh hujan. "Sama kalau sudah pesan, pasti datang orangnya. Soalnya pesanan," ungkapnya.
BACA JUGA : Wisata Dibuka, Pelaku Usaha Pantai Depok Ayem Bisa Cicil
Di sisi lain pedagang ikan Pasar Ikan Depok, Nunik juga mengakui adanya penurunan pengunjung selama musim hujan. Namun masih adaanya beberapa pengunjung yang masuk, cukup membantu terjualnya dagangan ikan di lapaknya. Kadang Jika hujan berlangsung hampir seharian, Nunik paling mentok mengantongi uang Rp200.000-500.000 saja per harinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Kulit terasa kesat setelah cuci muka bukan tanda benar-benar bersih. Dokter menjelaskan cara cleansing yang efektif tanpa merusak kulit.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.