Advertisement
Zona Hijau Covid-19 di Sleman Bertambah
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Desa di Sleman yang masuk zona hijau Covid-19 kini bertambah.
Kalurahan zona hijau COVID-19 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta per 14 November 2021 tercatat sebanyak 36 dari 86 kelurahan atau naik sekitar 12,8 persen dibandingkan peta zonasi COVID-19 kelurahan per 7 November 2021.
Advertisement
"Kemudian kelurahan dengan zona merah COVID-19 turun sekitar 4,7 persen atau tersisa empat kelurahan dari sebelumnya ada delapan kelurahan," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi di Sleman, Kamis (18/11/2021).
Menurut dia, untuk kelurahan zona merah tersebut yakni Kelurahan Banyuraden, Kelurahan Lumbungrejo, Kelurahan Nogotirto, dan Kelurahan Sumberrahayu.
BACA JUGA: Indonesia Negara Berkembang Pertama yang Menjadi Presidensi G20
"Sedangkan untuk kelurahan zona oranye ada sebanyak delapan kelurahan dan zona kuning 38 kelurahan," katanya.
Ia mengatakan, peta zonasi COVID-19 tingkat kelurahan yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman ini bersifat dinamis dan diterbitkan secara berkala.
"Hingga saat ini, Dinkes Sleman telah menerbitkan peta zonasi COVID-19 tingkat kelurahan sebanyak 13 kali, yaitu sejak 10 Mei hingga 14 November 2021," katanya.
Shavitri mengimbau masyarakat Sleman untuk tetap waspada dan terus perketat disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan COVID-19.
"Tetap harus disiplin prokes, selalu untuk lakukan 'Cita Mas Jajar' (Cuci Tangan, Pakai Masker, Jaga Jarak) juga kurangi mobilitas dan hindari kerumunan," katanya.
Selain itu juga diimbau untuk menggunakan dua lapis masker, yaitu masker medis (surgical mask) di lapisan dalam, dan masker kain di lapisan terluar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Warga Terharu Bisa Salaman Langsung dengan Presiden Prabowo di Istana
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement








