Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta [kaos warna hitam] saat berlari dari kantor Kapanewon Semin menuju lapangan bola voli di Dusun Dilem, Kalurahan Semin. Jumat (19/11/2021)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dengan sering melakukan kegiatan olahraga. Hal ini disampaikan saat membuka pertandingan eksebisi bola voli antara tim Gunungkidul dengan Pengurus Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Tangerang di Dusun Dilem, Semin, Kapanewon Semin, Jumat (19/11/2021) pagi.
“Saya tidak hanya mengimbau, tapi juga memberikan contoh secara langsung dengan melakukan olahraga secara rutin,” kata Sunaryanta.
Sebelum membuka pertandingan persahabatan ini, Sunaryanta bersama dengan ajudan dan Kepala Bagian Protokol dan Rumah Tangga, Setda Gunungkidul, Arkham Mashudi berlari sejauh empat kilometer dari Kantor Kapanewon Semin menuju Lapangan Bola Voli di Dusun Dilem. Adapun kegiatan olahraga ini juga diikuti oleh jajaran pegawai dari Kapanewon Semin.
“Tidak hanya di Semin. Saya juga berencana melakukan safari olahraga di 17 kapanewon lainnya. Tujuannya untuk menggalakkan gemar berolahraga di masyarakat,” ungkapnya.
Menurut dia, dengan rutin berolahraga kondisi tubuh tetap fit. Kegiatan ini harus dilakukan, baik pada saat pandemi atau setelah penularan virus corona bisa dikendalikan. Pasalnya, kesehatan tubuh harus tetap dijaga secara berkelanjutan.
Baca juga: Vaksin Booster untuk Masyarakat Akan Dimulai 2022, Ini Kata Satgas
“Manfaatnya untuk diri sendiri dan bukan orang lain. Saya pun rutin menjaga kesehatan dengan olahraga,” katanya.
Untuk olahraga yang dilaksanakan, Sunaryanta tidak menunjuk secara spesifik dan memberikan keleluasaan berdasarkan apa yang diinginkan. Dia mencontohkan, olahraga bisa dilakukan dengan senam, lari, bermain bola voli dan lain sebagainya.
“Kondisi tubuh harus dijaga agar tidak mudah sakit serta mengurangi risiko paparan virus,” katanya.
Kepala Bagian Protokol dan Rumah Tangga, Setda Gunungkidul, Arkham Mashudi mendukung penuh ajakan bupati untuk gemar berolahraga. Dia pun mengaku sudah sering ikut dalam kegiatan olahraga, salah satunya lari pagi di setiap Jumat.
Untuk jarak, Arkham mengacu pada kondisi tubuh sehingga memilih lari jarak pendek sekitar lima kilometer. Adapun rute yang lebih panjang, ia masih harus melakukan adaptasi. “Untuk menemani bapak [Bupati Gunungkidul] rute lima kilometer masih kuat, tapi untuk di atasnya harus melatif fisik dulu biar tidak berhenti di tengah jalan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.