RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL-Bupati Bantul Abdul Halim Muslih telah memerintahkan kepada panewu atau camat dan lurah di Bantul untuk menyisir dan sweeping warganya yang belum divakasin di tiap dusun. Upaya ini dilakukan untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan kekebalan komunal atau herd immunity sampai akhir tahun ini.
“Para panewu dan para lurah kita minta kerjasamanya untuk melakukan percepatan vaksinasi ini agar tingkat herd community semakin meningkat. Dan bisa melaksanakan amanat dari Gubernur DIY, yang mana seluruh penduduk DIY pada akhir Desember 2021 harus sudah tervaksin semua,” kata Halim, Minggu (12/12/2021).
Menurut Halim terdapat beberapa faktor masih ada warganya yang belum tervaksin. Pertama, adalah mereka memiliki komorbid atau penyakit bawaan yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan vaksin, lalu masih ada juga warga yang termakan hoaks atau informasi bohong tentang vaksinasi Covid-19 sehingga warga enggan divaksin.
BACA JUGA: Selamatkan Lingkungan, Kawasan Mata Air di Kulonprogo Ditanami Pohon
Dan yang ketiga adalah anak-anak usia 6-11 tahun yang masih menunggu keputusan pusat untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Karena itu pihaknya meminta panewu dan lurah serta kepala dusun untuk melakukan penyisiran warganya yang belum tervaksin di daerahnya masing-masing.
“Setelah terdata, maka Dinas Kesehatan termasuk puskesmas akan melakukan jemput bola dengan melakukan vaksinasi door to door. Jadi vaksinnya yang mobile, bukan orangnnya,” ujar Halim.
Halim mengungkapkan, saat ini posisi capaian vaksinasi sudah di angka di 85% untuk vaksin dosis pertama dan 75,70% untuk vaksin dosis kedua. Sementara tinggal sekitar 15% sasaran yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama. Halim mengaku tidak mudah memang untuk menyisir warga yang belum divaksin namun itu harus dilakukan demi mencapai kekebalan kemunal.
Disinggung soal vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang sudah dibolehkan oleh Pemerintah Pusat, Halim segera merapatkan dengan pihak terkait, “Kami segera merapatkan tentang vaksin anak karena kan keputusannya baru saja. Sebetulnya kita sudah menunggu-nunggu perintah dari Pusat,” kata Halim.
Menurut dia vaksinasi anak penting karena selama ini anak-anak juga rentan terkena virus corona terbukti beberapa waktu lalu muncul klaster Covid-19 yang melibatkan anak-anak. Karena itu vaksin anak sangat penting.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharja menyampaikan bahwa saat ini kinerja penanggulangan Covid-19 di Bumi Projotamansari sudah semakin membaik, terhitung pada 8 Desember 2021 angka positivit rate terbilang rendah, yakni mencapai 2,24%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.