Advertisement

Sleman Beri Penghargaan Warga Pelestari Budaya

Abdul Hamied Razak
Selasa, 14 Desember 2021 - 06:47 WIB
Sunartono
Sleman Beri Penghargaan Warga Pelestari Budaya Kegiatan Anugerah Kebudayaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Minggu (12/12) malam. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menyerahkan Penghargaan Anugerah Kebudayaan kepada pelaku dan pelestari kebudayaan di Sleman. Pemerintah terus mendorong keterlibatan masyarakat untuk memajukan kebudayaan.

Plt Kepala Disbud Sleman, Aji Wulantara menjelaskan pemberian Anugerah Kebudayaan dilaksanakan melalui proses yang panjang. Dimulai dari sosialisasi ke masing-masing Kapanewon hingga kelompok/ komunitas seni budaya serta perorangan.

Selain diberikan kepada pelaku dan pelestari kebudayaan di Sleman, Disbud juga memberikan penghargaan kepada pelestari Warisan Budaya Rumah Tradisional, Hibah Alat Musik dan Penetapan Warisan Budaya Tak Benda.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Proses dilanjutkan dengan usulan nominasi, verifikasi nominasi hingga penilaian dewan juri," katanya di sela kegiatan Anugerah Kebudayaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Minggu (12/12) malam.

Dari hasil penilaian didapatkan enam nominasi dari masing-masing kategori. Untuk Kategori Budayawan diraih oleh Prof. Suwarna Dwijonagoro, Kategori Anak Berprestasi di Bidang Kebudayaan diraih Haura Auli Shabira dan Kategori Pelestari Cagar Budaya diraih Gedung Monumen Mandala Bhakti Wanitatama/YHI Kowani.

Selain itu, Kategori Pelaku Tradisi Budaya diraih Upacara Adat Bekaka, Kategori Pelaku Seni Budaya diraih Sugiman Dwi Nurseto, Kategori Kreator diraih Dewi Listyaningrum. "Sedangkan kegiatan Penghargaan Warisan Budaya Rumah Tradisional dilaksanakan dengan verifikasi dari data registrasi nasional yang kemudian dilakukan penilaian oleh Tim Juri yang berasal dari Ahli Arkeologi, Ahli Arsitektur dan Ahli Sosial," kata Aji.

Dari penilaian itu, lanjut Aji, tim juri menghasilkan empat nominator penerima Penghargaan Warisan Budaya Rumah Tradisonal. Meliputi Rumah milik Martopawiro, Hardiyanto dan Muhadi dari Kapanewon Kalasan serta Rumah milik Amat Wakabi dari Kapanewon Ngemplak.

Disbud juga memberikan bantuan hibah alat musik kepada 13 kelompok masyarakat kebudayaan.

Penerima hibah ini, sebelumnya sudah mengajukan proposal permohonan hibah dua tahun sebelumnya (T-2). Dari pengajuan proposal permohonan itu Disbud melakukan verifikasi dan penilaian secara obyektif.

Advertisement

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan penghargaan tersebut merupakan wujud kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan di Sleman. Dasar hukumnya, Perdais No.3/2017 tentang Pemeliharaan dan Pengembangan kebudayaan.

Selain itu, UU No.11/2010 tentang Cagar Budaya dan Pergub DIY No.56/2014 tentang Penghargaan Pelestari Warisan Budaya dan Cagar maka Pemkab Sleman juga memberikan Penghargaan warisan budaya rumah tradisional. "Kami memberikan apresiasi kepada para pelestari budaya, seniman dan budayawan agar semakin semangat berkontribusi dalam pelestarian budaya," katanya.

Pemkab, katanya, terus mendorong pelibatan masyarakat dalam Pemajuan Kebudayaan. Setiap orang, kelompok, lembaga atau organisasi dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pelestarian dan pengembangan kebudayaan. "Dukungan, peran aktif dan inisiatif masyarakat yang memiliki/menguasai warisan budaya ataupun cagar budaya untuk melindungi warisan budaya ataupun cagar budaya kami butuhkan," ujarnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK: Hakim Agung Sudradjad Bermain di Banyak Perkara

News
| Minggu, 25 September 2022, 19:27 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement