Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, WONOSARI—Masyarakat Gunungkidul yang berada di luar daerah, dihimbau untuk tidak mudik saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19, saat momen Nataru.
“Saya informasikan bahkan kerja sama dengan organisasi yang ada di Jakarta, seperti IKG [Ikatan Keluarga Gunungkidul], jangan sampai nanti rekan-rekan, saudara di IKG dan sebagainya, semua balik di Gunungkidul [momen Nataru]. Libur juga ditiadakan sudahan. Namun, ini sifatnya himbauan bukan larangan,” ujar Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, seusai Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Pam Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, di Bangsal Sewokoprojo, Senin (13/12).
Saat disinggung apakah ada kewajiban karantina, jika tetap ada yang nekat mudik ke Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan tidak ada. “Tidak ada, kecuali kalau dari luar bicaranya bandara, atau jika ada yang kena Covid-19. Kami akan tetap memantau, dan ada Jaga Warga itu, yang memantau di desa," ucap Sunaryanta.
Terkait potensi terjadinya kerumunan di Objek Wisata, dan momen perayaan Tahun Baru, Sunaryanta mengatakan antisipasi sudah disiapkan. Dengan kapasitas maksimal kunjungan wisatawan hingga 75% di objek wisata, dinilainya perlu dukungan dari pelaku wisata sendiri. Untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat, termasuk memanfaatkan apikasi seperti PeduliLindungi akan dioptimalkan. Pasalnya jika hanya mengandalkan personil yang disiapkan selama Nataru, sangat terbatas jumlahnya.
Sunaryanta mengatakan untuk perayaan malam Tahun Baru, tidak akan ada pesta kembang api, maupun kegiatan lain yang berpotensi mengundang kerumunan. Salah satu titik yang akan menjadi perhatian yaitu, di kawasan Alun-alun Wonosari. “Aktivitas boleh, tidak dilarang, tetapi tidak berkerumun. Kami juga menghimbau lebih baik di rumah saja bersama keluarga,” ucapnya.
Saat ini angka Covid-19 memang cenderung bisa dikendalikan, dan capaian vaksinasi dosis pertama di Gunungkidul sudah cukup tinggi, mencapai 83%. Namun, Sunaryanta mengingatkan pada masyarakat untuk tidak lengah.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan dalam momen Nataru kali ini Polres Gunungkidul akan menggelar operasi Lilin Progo 2021, dengan mengerahkan sebanyak 179 personel Polri. Objek vital yang akan dilaksanakan pengamanan adalah lima Gereja besar, delapan objek wisata, dan empat tempat lain yang prioritas, seperti Gua Tritis Paliyan, Paralayang Purwosari, Taman Bunda Maria Gedangsari, dan Patroli objek vital. Selain itu dua lokasi yang biasanya menjadi tempat perayaan malam pergantian tahun akan menjadi perhatian.
“Jangan sampai kondisi sekarang yang sudah cukup bagus. Namun, karena kita lengah di Nataru ini, akan menimbulkan lonjakan lagi. Oleh karena itu, mari kita jaga dan pertahankan bersama,” ucap AKBP Aditya.
Saat disinggung penyekatan, AKBP Aditya mengatakan saat ini masih menunggu perkembangan aturan yang ada. Namun, pada dasarnya Ia mengatakan pihaknya dengan stakeholder terkait siap menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
X resmi membatasi akun gratis dengan kuota posting, balasan, dan DM harian yang jauh lebih ketat dibanding sebelumnya.
Kemendikdasmen menyiapkan perubahan TKA SD dan SMP, termasuk penyederhanaan ujian serta penambahan mapel IPA dan Bahasa Inggris.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Tur reuni Oasis membuat kekayaan Noel dan Liam Gallagher melonjak hingga Rp7,6 triliun dan masuk daftar musisi terkaya Inggris.
Aturan terbaru PPPK mengubah skema karier ASN kontrak, mulai dari pensiun, kenaikan gaji berkala, hingga peluang jabatan tinggi.