Gubernur Jateng Kunjungi Stan Bank Jateng, Dukung KUR hingga Investasi
Di tengah ratusan tenant yang memadati lokasi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkesempatan mengunjungi stand Bank Jateng.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo. (ist/Dispar DIY)
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pariwisata DIY akan memaksimalkan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi kepada wisatawan pada masa liburan akhir tahun. Saat ini sedikitnya 250 destinasi dan pelaku pariwisata telah mengantongi alat pemindai itu.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menyebut meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Sosial (PPKM) Level 3 dibatalkan pada Natal dan Tahun Baru nanti aktivitas pariwisata di wilayah setempat patut tetap waspada terhadap persebaran Covid-19.
Oleh karenanya, proses skrining kepada wisatawan akan dimaksimalkan dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan juga Visiting Jogja. "Lewat dua aplikasi tersebut, petugas bisa melakukan pengawasan terhadap wisatawan yang nantinya bisa dilakukan di masing-masing wisata," katanya, Senin (13/12).
Selain itu, masing-masing pemerintah kabupaten dan kota nantinya juga diminta untuk memaksimalkan pengawasan terhadap wisatawan saat berkunjung ke sejumlah tempat. Penambahan personel diwajibkan karena diprediksi wisatawan akan melonjak.
"Bersama pemerintah kota dan kabupaten, kami terjunkan tim pengawas. Tugasnya mendisiplinkan pemakaian Peduli Lindungi. Kami akan wajibkan wisatawan memindai Peduli Lindungi maupun Visiting Jogja," kata Singgih.
Selain pengawasan kepada wisatawan, pihaknya juga bakal mengoptimalkan layanan Tourism Information Center (TIC) di sejumlah tempat yang disiapkan. Layanan ini nantinya akan berguna sebagai panduan bagi wisatawan yang berkunjung ke Jogja.
TIC yang disediakan bagi wisatawan itu menyediakan beragam informasi berkaitan dengan peta wisata, informasi kuliner, hotel, maupun destinasi wisata baru yang unik di wilayah Jogja.
"TIC kami tempatkan di Malioboro, stasiun, bandara, atau daerah lain juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas demi membuat wisatawan nyaman dan berasa disambut di tempat itu," ujarnya.
Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Pariwisata Dispar DIY, Benny Saptianto mengatakan terus berupaya mengembangkan layanan TIC guna memenuhi kebutuhan wisatawan akan akses dan informasi yang lengkap seputar pariwisata Jogja. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Di tengah ratusan tenant yang memadati lokasi, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkesempatan mengunjungi stand Bank Jateng.
Vietnam menang 2-0 atas Thailand pada leg pertama final Piala AFF 2026. Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai mencetak gol kemenangan.
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Pemkot Jogja mendorong UMK batik bergabung dalam koperasi sektor riil untuk memperkuat produksi, pemasaran, pembiayaan, dan branding.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada 26 Agustus 2026 mendatang.
BMKG memprakirakan curah hujan Kalsel mulai meningkat Oktober 2026, tetapi lahan masih sangat mudah terbakar pada 22-23 Agustus.