Nelayan Asal Riau Meninggal di Laut Gunungkidul, Ini Kronologinya
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta memberikan selamat kepada lurah terpilih dalam pelantikan yang diselenggarakan di Alun-Alun Wonosari. Jumat (17/12/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengingatkan para lurah terkait agar berhati-hati dan tidak terjerat kasus korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal ini diungkapkan seusai melantik 56 lurah terpilih di Alun-Alun Kota Wonosari, Jumat (17/12/2021).
Menurut dia, sudah ada beberapa lurah yang terjerat korupsi dan hal tersebut harus menjadi pembelajaran. “Di dalam penyelenggaraan pemerintahan memang sangat rawan korupsi terutama menyangkut masalah anggara,” ungkapnya.
BACA JUGA: Viral Video Keji Pembunuhan Anjing, Pelatih PSS Sleman Janjikan Bonus bagi yang Tahu Pelakunya
Sunaryanta berkomitmen memberikan pendampingan serta membuka ruang seluas-luasnya untuk para lurah berkonsultasi mengenai aturan serta mekanisme dalam penyelenggaraan roda pemerintahan. Diharapkan pendampingan ini dapat mengurangi potensi masalah di kalurahan. “Kami sangat terbuka dan OPD yang ada siap memberikan pendampingan,” katanya.
Selain mengingatkan akan bahaya jeratan korupsi dalam penyelenggaraan pemerintahan di kalurahan, Sunaryanta juga meminta kepada lurah agar mewujudkan aspirasi dari masyarakat untuk pembangunan yang lebih baik lagi. Selain itu, juga berperan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang dimiliki di kalurahan. “Harapannya dapat menyalurkan aspirasi masyarakat serta bisa menyejahterakannya,” kata dia.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul Kriswantoro mengatakan pemilihan lurah serentak yang dilaksanakan pada 30 Oktober lalu dilaksanakan di 58 kalurahan. Namun demikian, pelantikan pada Jumat pagi hanya diikuti 56 lurah terpilih.
Dia menjelaskan, lurah terpilih Pengkol dan Semoyo belum bisa dilantik karena jabatan lurah lama baru berakhir pada 30 Desember mendatang. Pelantikan dilakukan dua kali. “Hari ini baru 56 lurah terpilih, sedangkan Lurah Pengkol dan Semoyo akan dilantik 30 Desember mendatang,” katanya.
BACA JUGA: Kagama DKI Jakarta Harapkan Mobil Saras Bisa Beri Manfaat untuk Warga Jogja
Menurut dia, pemilihan lurah di Gunungkidul di tahun ini berjalan dengan lancar, aman serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari adanya potensi penularan virus Corona pada saat penyelenggaraan pemilihan.
“Awalnya TPS pemilihan akan dibuat satu dusun satu lokasi, tetapi agar tidak terjadi kerumuman satu TPS dibatasi maksimal 500 pemilih. Jadi, pada saat persiapan harus melakukan penambahan tempat pemilihan dari rencana awal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan asal Riau meninggal saat melaut di Pelabuhan Sadeng, Gunungkidul. Korban sempat mengeluh sakit dada sebelum ditemukan meninggal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.