Marc Marquez Tak Mau Terlena Usai Menang Sprint Mandalika
Marc Marquez fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah menjuarai sprint race di Sirkuit Mandalika.
Penampakan Kali Gendol dari Bendungan Kali Gendol di Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Kamis (31/1/2019). /Harian Jogja-Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, JOGJA - Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) menilai keberadaan penambangan pasir di lereng Gunung Merapi dinilai masih normal dan belum membahayakan aliran sungai yang berhulu ke Gunung Merapi.
BACA JUGA : BBWSSO: Tahapan Proyek Bendungan Bener Sesuai Prosedur
Ketua tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BBWSO Bambang Sumadyo mengatakan meski ada kegiatan penambangan pasir di lereng Gunung Merapi, namun sampai saat ini belum membahayakan aliran sungai di hulu Merapi.
"Masih wajar dan normal. Kami lihat tidak ada hal yang mengkhawatirkan," jelasnya, Selasa (21/12).
Bambang menambahkan, sejatinya perihal lingkungan bukan menjadi kewenangannya. Sebab, hal itu menjadi kewenangan dari dinas ataupun kementrian lingkungan hidup. Sejauh ini, BBWSSO hanya bertugas memberikan rekomendasi teknis terkait izin untuk penambangan. Kewenangan itu pun baru didapatkan oleh BBWSSO pada 2021. Selain BBWSSO rekomendasi teknis juga dikeluarkan oleh sejumlah pihak terkait aktivitas penambangan di lereng Gunung Merapi.
BACA JUGA : Penjelasan BBWSSO Terkait Proyek Bendungan Bener
"Sejauh ini ada sekitar 20an rekomendasi teknis [sudah dikeluarkan], tapi belum tentu semuanya keluar izinnya," tandas Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah menjuarai sprint race di Sirkuit Mandalika.
Raphael Marantika mencetak 12 poin dan 7 rebound saat Olifant bangkit mengejar BOSA sebelum kalah 53-60 di final DBL Jogja 2026.
Simak cara daftar bansos 2027 lewat Perlinsos Digital. Siapkan NIK, IKD, verifikasi wajah, dan data PLN untuk pengajuan PKH atau BPNT.
Pameran Trinetra di Jogja berlangsung 13-17 Oktober 2026, menghadirkan koleksi museum, tur kuratorial, cek mata gratis, dan edukasi sejarah.
Fenomena ikan teri terdampar di Pantai Wediombo, Gunungkidul, menarik ratusan warga. Hasil tangkapan bisa mencapai 4 kg untuk lauk keluarga.
UKDW mendorong konservasi Sungai Code, Winongo, dan Gajah Wong melalui riset lima tahun, kolaborasi lintas sektor, dan Piagam Amerta Bhumi.