Advertisement

Kiai Ponpes di Kulonprogo Diduga Cabuli Santri, Begini Respons Kemenag DIY

Hafit Yudi Suprobo
Rabu, 05 Januari 2022 - 20:17 WIB
Bhekti Suryani
Kiai Ponpes di Kulonprogo Diduga Cabuli Santri, Begini Respons Kemenag DIY Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY angkat bicara terkait dengan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang kiai pengasuh pondok pesantren kepada santriwatinya di Kapanewon Sentolo, Kulonprogo, beberapa waktu lalu.

Kakanwil Kemenag DIY, Masmin Afif, mengatakan jawatannya menghormati proses hukum yang tengah berjalan terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual di ponpes. Kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Polres Kulonprogo.

"Saat ini tengah dilakukan proses penyidikan oleh aparat. Kita tunggu saja ya," kata Masmin Afif saat dikonfirmasi pada Rabu (5/1/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Dikatakan Masmin Afif, pembinaan terhadap pengasuh ponpes terus berjalan. Masyarakat juga diminta untuk mengawasi dan mengamati ponpes. Pembelajaran di ponpes yang berada di Kulonprogo diharapkan berjalan dengan normal.

Kanwil Kemenag DIY juga mengklaim tidak ada intervensi yang dilakukan oleh lembaganya terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kiai berinisial S kepada santriwatinya berinisial AS.

BACA JUGA: KPK OTT Pejabat & Beberapa Pihak di di Kota Bekasi

"Kita enggak ada [intervensi] ya, sama sekali," terang Masmin Afif.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan jawatannya telah memeriksa 17 saksi terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.

"Saksi yang telah diperiksa mulai dari korban, keluarga korban, teman-teman terdekat korban hingga saksi ahli. Kami periksa saksi terlebih dahulu untuk menguatkan hasil (penyidikan)," ujar Jeffry.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

BPOM Tarik 41 Obat Tradisional dan 16 Kosmetik Mengandung Kimia

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement