Advertisement
Kiai Ponpes di Kulonprogo Diduga Cabuli Santri, Begini Respons Kemenag DIY

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO--Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) DIY angkat bicara terkait dengan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang kiai pengasuh pondok pesantren kepada santriwatinya di Kapanewon Sentolo, Kulonprogo, beberapa waktu lalu.
Kakanwil Kemenag DIY, Masmin Afif, mengatakan jawatannya menghormati proses hukum yang tengah berjalan terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual di ponpes. Kasus tersebut saat ini tengah ditangani oleh Polres Kulonprogo.
Advertisement
"Saat ini tengah dilakukan proses penyidikan oleh aparat. Kita tunggu saja ya," kata Masmin Afif saat dikonfirmasi pada Rabu (5/1/2022).
Dikatakan Masmin Afif, pembinaan terhadap pengasuh ponpes terus berjalan. Masyarakat juga diminta untuk mengawasi dan mengamati ponpes. Pembelajaran di ponpes yang berada di Kulonprogo diharapkan berjalan dengan normal.
Kanwil Kemenag DIY juga mengklaim tidak ada intervensi yang dilakukan oleh lembaganya terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kiai berinisial S kepada santriwatinya berinisial AS.
BACA JUGA: KPK OTT Pejabat & Beberapa Pihak di di Kota Bekasi
"Kita enggak ada [intervensi] ya, sama sekali," terang Masmin Afif.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana, mengatakan jawatannya telah memeriksa 17 saksi terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
"Saksi yang telah diperiksa mulai dari korban, keluarga korban, teman-teman terdekat korban hingga saksi ahli. Kami periksa saksi terlebih dahulu untuk menguatkan hasil (penyidikan)," ujar Jeffry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Tiket Gratis Kapal Laut untuk Arus Balik Lebaran 2025 Masih Tersedia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BMKG Sebut Gempa Bumi di Cilacap Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
- Arus Balik dari Terminal Gunungkidul Diperkirakan Turun 25 Persen, Ini Penyebabnya
- Didukung Inovasi, Kalurahan di DIY Bisa Ajukan Bantuan Dana Pengelolaan Sampah
- Jangan Sampai Ada Korban, Wisatawan Pantai Parangtritis Bantul Diminta Waspada Bahaya Ombak Besar
- RSUD Panembahan Senopati Bantul Kini Punya Gedung Maternal Perinatal Terpadu
Advertisement
Advertisement