PT Hino Motors Manufacturin Hibahkan Truk untuk UGM

Logo UGM. - JIBI
08 Januari 2022 22:47 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Guna memperkuat kerja sama antara industri dan perguruan tinggi, PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) memberi hibah truk ringan kepada UGM, Sabtu (8/1/2022) di Balairung UGM. Dalam kesempatan ini, UGM dan Hino Indonesia juga menandatangani kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor UGM, Panut Mulyono, menjelaskan kedua pihak berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan Tridharma Perguruan Tinggi untuk meningkatkan dan memanfaatkan potensi yang dimiliki masing-masing. “Kerja sama antara industri dengan perguruan tinggi menjadi suatu keniscayaan. Semoga kerja sama antara UGM dengan Hino Indonesia memunculkan inovasi yang baik,” ujarnya.

Menurutnya, perguruan tinggi dapat mendukung pengembangan inovasi dan proses produksi di perusahaan serta industri untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas. Sebaliknya, sektor industri dapat mendukung pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya pada aspek aplikatif dan praktis untuk mendukung aspek teoritis yang telah banyak dipelajari mahasiswa di kampus.

“Jadi, ilmu yang bisa diberikan kepada anak-anak kita sangat lengkap. Mereka tidak hanya belajar teori saja tetapi juga bagaimana teori itu dipraktikkan dalam proses produksi,” ungkapnya.

BACA JUGA: Eks Tim Mawar Jadi Pangdam Jaya, KontraS Kecam Panglima TNI

Hibah yang diberikan berupa satu unit Light Truck Hino Dutro senilai Rp292 juta, yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan pendidikan dan penelitian di lingkungan UGM, khususnya di Departemen Teknik Mesin Sekolah Vokasi.

Presiden Direktur HMMI, Masahiro Aso, menuturkan hibah ini diberikan sebagai salah satu wujud peran aktif HMMI dalam memberikan kontribusi kepada dunia pendidikan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), juga dalam rangka menyambut 40 tahun kehadirannya di Indonesia.

“Program CSR telah dimulai sejak tahun 2007 dan mencakup bidang pendidikan, kebudayaan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, konservasi alam, serta penanganan bencana,” katanya.

Hibah ini diberikan agar dapat secara maksimal diperuntukkan sebagai alat bantu proses belajar mengajar dan praktik bagi para mahasiswa sekolah vokasi UGM, agar dapat terus menghasilkan lulusan yang handal untuk mendukung pembangunan nasional di Indonesia.