Gempa Jogja Magnitudo 3,6 Warga Berhamburan Keluar Rumah
Gempa Bantul M 3,6 terjadi Kamis sore. BMKG mencatat pusat gempa berada 11 km tenggara Bantul dengan kedalaman 10 km.
Presiden Joko Widodo (Jokowi), dahulu pernak kos di Terban, Jogja./Istimewa-Biro Pers Setpres
Harianjogja.com, JOGJA—Objek wisata dengan konsep nostalgia rumah indekos atau kos-kosan di perkampungan dikembangkan di Kelurahan Terban, Gondokusuman, Kota Jogja. Di kelurahan ini terdapat banyak kos-kosan yang dahulu ditempati tokoh nasional seperti Presiden Jokowi hingga Mahfud MD.
Lurah Terban, Gondokusuman, Kota Jogja, Anggit Kusuma Atmaja menjelaskan pada 2022 ini kelurahannya bertekad menggulirkan program Wisata Nostalgia. Wisata ini menyasar masyarakat dari berbagai penjuru Tanah Air yang pernah tinggal di Kelurahan Terban. Di kelurahan ini ada sekitar 400 rumah indekos masa lampau yang masih bertahan hingga saat ini. Ditambah dengan kos-kosan yang baru dibangun, jumlahnya ribuan.
BACA JUGA: Wisata ke Jogja! Hindari 5 Titik Kemacetan Ini
Terban memiliki jarak cukup dekat dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), sehingga banyak orang penting di negeri ini pernah tinggal di sejumlah kampung di Kelurahan Terban. “Catatan kami, ada Pak Jokowi di RW 07 dan Pak Mahfud MD ini pernah tinggal indekos di Terban. Sampai sekarang kamarnya masih ada. Pak Mahfud MD dahulu pernah mandi di mbelik [mata air] kalau pagi sebelum Subuh, tempatnya masih ada sampai sekarang,” katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (18/1/2022).
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mulai mengembangkan potensi wisata minat khusus dengan menjual segmen nostalgia. Menurutnya, konsep ini sangat potensial, karena tidak sedikit masyarakat yang dahulu masih berstatus mahasiswa pernah tinggal di Terban dan saat ini menjadi orang sukses.
Berdasarkan perencanaan bisnis yang telah dikerjakan, wisata nostalgia itu memiliki potensi pasar yang besar, bahkan diperkirakan memiliki omzet sekitar Rp30 miliar dalam setahun karena jumlah indekos jenis bangunan lama punya 900 kamar.
“Mereka bisa mengenang kembali saat zaman susah tinggal di kos-kosan, dengan kondisi seadanya, bisa menjadi cerita anak cucu mereka. Nanti akan dikonsep dengan setting tertentu ada perbedaan dengan dahulu. Kalau dulu dari Terban ke Kampus UGM ada angkutan, sekarang dengan transportasi yang berbeda,” katanya.
BACA JUGA: Wisatawan Masuk Borobudur Harus Pakai Sandal Khusus
Sigit mengatakan pemasaran konsep wisata kos-kosan ini akan dipegang oleh para pemuda Karangtaruna melalui pengembangan medsos. Sedangkan guide atau pendamping wisatawan akan ditangani ibu-ib. Ia memperkirakan, wisata nostalgia ini dapat dimulai saat libur Lebaran 2022 mendatang dan puncaknya pada libur akhir tahun 2022.
“Tidak hanya orang yang pernah tinggal di Terban sebenarnya, tetapi masyarakat umum, misalnya sekadar ingin melihat seperti apa sih indekos Pak Jokowi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa Bantul M 3,6 terjadi Kamis sore. BMKG mencatat pusat gempa berada 11 km tenggara Bantul dengan kedalaman 10 km.
Prabowo menegaskan pelaku karhutla akan ditindak. Izin korporasi bisa dicabut jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.
LRT Jabodebek mencatat rekor 3,06 juta penumpang pada Juli 2026, tertinggi sejak beroperasi dan tumbuh 21% secara tahunan.
BMKG mencatat 776 titik panas di Kalsel pada Sabtu. Sebaran asap meluas ke Kalteng dan Kaltim, sementara jarak pandang turun hingga 200 meter
Suadesa Festival 2026 menghadirkan 40 UMKM dengan produk kerajinan, makanan dan kuliner untuk memperluas pasar serta menjaring pelanggan baru
DPRD Kota Jogja mendorong korban kekerasan mendapat pendampingan hingga pulih dari trauma melalui Raperda Perlindungan Perempuan dan Anak.