Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah mengumumkan kasus Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke Jogja. Pemkot Jogja menceritakan kronologi penemuan pasien dengan kasus Omicron tersebut.
Satu pasien yang dinyatakan positif Covid-19 jenis Omicron di Kota Jogja dipastikan bukan warga DIY. Pemkot Jogja menyebutkan pasien ini sedang bertugas di Jogja dan saat swab PCR di Bandara dinyatakan positif Covid-19.
Heroe Poerwadi, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja menjelaskan bahwa pelaku perjalanan tersebut sudah beberapa hari beraktivitas di Jogja.
"Jadi sekali lagi orang ini dari luar DIY. Ya beberapa hari orang ini di Jogja dan ada suatu tugas. Tidak dijelaskan tugasnya seperti apa," ujar Heroe kepada wartawan, Selasa (1/2/2022).
BACA JUGA: Satu Pasien Covid-19 di Gunungkidul Meninggal Dunia
Heroe melanjutkan masa tugasnya yang sudah berakhir, pasien yang hingga kini belum diketahui profil dan identitasnya itu pulang ke tempat asalnya melalui bandara.
"Lalu kemudian dia berencana pulang dan hendak naik pesawat. Seharusnya kan PCR, nah saat itu skrining dia positif Covid-19," kata Heroe.
Heroe menerangkan, sampel (swab) pelaku perjalanan ini dikirim Pemkot Jogja ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP). Namun ketika muncul hasilnya pada Minggu (30/1/2022), pasien positif Omicron.
"Nah saat keluar hasilnya itu, dipastikan Omicron," ujarnya.
Heroe menerangkan, sejak pasien dinyatakan positif Covid-19 pihaknya telah menempatkan di selter isolasi. Hal itu mengantisipasi meluasnya penularan Omicron di wilayah DIY.
"Saat ini sedang isolasi dan kita sudah meminta agar seluruh hotel, restoran dan seluruh destinasi wisata untuk memperketat prokesnya karena jangan sampai lengah dan abai terhadap sebaran Covid-19 jenis Omicron itu," katanya.
Heroe tak bisa memastikan berapa lama pasien tersebut menginap di Jogja. Kendati begitu, Pemkot masih melakukan tracing ke tempat pasien itu beraktivitas selama di Jogja.
"Kemarin sudah kami tanyakan aktivitas orang ini, tracing masih berlanjut, tapi saya belum dapat hasil atau ada tidaknya kontak erat yang sempat bersinggungan dengan pasien ini. Sementara masih satu orang ini (Omicron di Jogja)," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.