Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Kematian akibat virus Corona di Gunungkidul bertambah satu kasus pada Selasa (1/2/2022). Total hingga sekarang warga yang meninggal dunia mencapai akibat Covid-19 1.034 kasus.
Data dari Dinas Kesehatan Gunungkidul pada Selasa ada empat tambahan kasus positif baru. Adapun rinciannya, tiga pasien berasal dari Kapanewon Wonosari. Sedangkan satu kasus lagi merupakan pasien positif yang juga dinyatakan meninggal dunia dari Kapanewon Purwosari.
Adanya tambahan kasus ini, maka warga positif Covid-19 di Gunungkidul berjumlah 18.014 orang. Sebanyak, 16.974 pasien sudah dinyatakan sembuh, enam orang masih menjalani perawatan dan 1.034 orang meningal dunia karena corona.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, satu pasien corona dinyatakan meninggal dunia. Adapun penambahan kasus pada Selasa berasal dari pelaku perjalanan.
BACA JUGA: Edy Mulyadi Tersangka Ujaran \'Jin Buang Anak\' Diancam 10 Tahun Penjara
“Untuk yang meninggal masih dalam proses tracing. Yang jelas, pasien juga memiliki penyakit penyerta,” kata Dewi, Selasa sore.
Ia berharap kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona. “Tidak boleh abai karena salah satu pencegahan dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan,” katanya.
Meski penularan masih terkendali, namun ada potensi lonjakan gelombang ketiga virus corona. Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, sudah ada instruksi dari Gubernur DIY terkait antisipasi lonjakan kasus baru.
“Salah satunya menyiapkan lokasi untuk isolasi terpusat. Ini tidak ada masalah karena beberapa kali sudah menjadikan Wisma Wanagama di Playen sebagai karantina terpadu,” katanya.
Selain mempersiapkan lokasi tempat perawatan, Drajad mengakui juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti obat-obatan untuk penanganan pasien karena ada yang menjalani isolasi mandiri. “Semua harus dipersiapkan sehingga persediaan yang dimiliki mencukupi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina
Ducati jual fairing asli MotoGP GP25 Márquez dan Bagnaia lewat MotoGP Authentics untuk kolektor
Meta PHK 8.000 karyawan di tengah investasi besar AI meski perusahaan catat laba tinggi
Pembangunan akses keluar-masuk (ramp on/off) dan Gerbang Tol Trihanggo di area Simpang Kronggahan, Sleman terus bergulir. Proyek konstruksi yang menjadi bagian
Survei State of Motherhood 2026 ungkap rumah tangga bisa kacau dalam 1–2 hari tanpa peran ibu