Advertisement
Terpapar Covid-19 karena Klaster Mantenan, Begini Kondisi Wakil Bupati Kulonprogo
Ilustrasi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO--Klaster mantenan atau pernikahan di Kulonprogo menyebabkan Wakil Bupati Fajar Gegana positif Covid-19. Fajar mengungkapkan bagaimana kondisinya setelah terpapar virus Corona.
Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana mengaku dirinya terpapar COVID-19 dari Klaster Pernikahan Karangsari namun ring keempat dan harus menjalani isolasi di rumah dinas.
Advertisement
"Benar saya terpapar COVID-19. Saat kondisi saya secara riil tidak ada keluhan, dan tidak ada gejala lain. Hanya saja sedikit kelelahan, dan berasa kantuk. Saya harap bukan Omicron," kata Fajar Gegana di Kulonprogo, DIY, Rabu (2/2/2022).
Ia mengatakan dirinya terpapar COVID-19 sudah transmisi lokal di ring keempat. Dari sisi kronologinya dari Klaster Pernikahan tapi sudah transmisi lokal.
BACA JUGA: Begini Penampakan Teras Malioboro 1 & Teras Malioboro 2 yang Sudah Dipakai PKL untuk Berjualan
Namun demikian, ia mengakui penularan COVID-19 terhadap dirinya sangat cepat sekali. Saat dirinya ada pertemuan dan rapat sudah menerapkan protokol kesehatan, di ruangan yang luas, tapi masih bisa terjadi pemaparan. Virus ini penularannya sangat cepat sekali.
"Kami berharap bukan Omicron. Meski dari ciri-ciri yang saya alami seperti Omicron, tapi sekali lagi saya berharap bukan Omicron. Penularannya sangat cepat," katanya.
Fajar mengatakan hari ini, ada 10 orang yang kontak dengan dirinya dilakukan tracing, baik keluarga, pegawai di lingkungan kerja, mulai dari ajudan, sopir, istri dan beberapa teman yang kontak dirinya sebelum dinyatakan positif.
"Jadi hari ini sudah ditracing, semoga hasilnya cepat keluar, sehingga bisa dapat mengantisipasi pemaparan virus ini," katanya.
Lebih lanjut, Fajar memastikan dirinya dalam kondisi sehat, hanya saja trennya cepat. Beberapa kali pertemuan membahas Omicron, penyebaran varian ini tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan varian delta.
"Ketika pemaparannya lebih cepat, dan kronologinya cepat, walau tidak bergejala. Sepertinya berbeda dengan delta. Cirinya pusing, flu dan kelelahan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
GBK Dipadati Suporter Timnas Indonesia, Ribuan Polisi Disiagakan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Gerai KDMP di Gunungkidul Mencapai 20, Lahan Jadi Sorotan
- Pantai Gunungkidul Padat, Ancaman Ombak Tinggi Mengintai
- Baru Terima SK, Puluhan ASN Gunungkidul Diminta Turun ke Warga
- Parkir Liar di Sirip Malioboro Picu Macet Parah saat Libur Lebaran
- Momen Lebaran, Tingkat Hunian Hotel Bantul Hanya 70 Persen
Advertisement
Advertisement







