Ayah dan Anak Ikut Lari di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered By Astra Financial
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
Wisatawan di Gembiraloka Zoo. /Harian Jogja- I Ketut Sawitra Mustika
Harianjogja.com, JOGJA--Pelaku wisata dan usaha di Kota Jogja mulai menerapkan perubahan aturan terkait pembatasan jumlah pengunjung sesuai ketentuan dalam PPKM Level 3 yang berlaku di kota tersebut dan di seluruh wilayah DIY hingga pertengahan Februari.
“Tentunya kami menyesuaikan aturan terbaru mengenai PPKM Level 3. Kapasitas maksimal pengunjung diberlakukan 25 persen,” kata Marketing GL Zoo Yosi Hermawan di Yogyakarta, Rabu (9/2/2022).
Meskipun aturan kapasitas maksimal pengunjung diturunkan dari sebelumnya 75 persen menjadi 25 persen, namun Yosi menyebut tidak ada pengaruh signifikan karena selama masa pandemi jumlah pengunjung di kebun binatang tersebut tidak pernah lebih dari 25 persen kapasitas.
“Jumlah pengunjung masih jauh dari angka maksimal 25 persen. Sebenarnya, kami diuntungkan karena lokasi wisata ini sifatnya outdoor,” katanya.
GL Zoo dengan luas sekitar 20.000 meter persegi tersebut memiliki kapasitas maksimal pengunjung sebanyak 30.000 orang sehingga jumlah maksimal pengunjung pada saat PPKM Level 3 adalah 7.500 orang.
BACA JUGA: Konflik Tambang Wadas Pecah! Ini Kaitan Bendungan Bener dengan Jogja
Rata-rata kunjungan harian saat “weekdays” sekitar 800-1.000 orang dan pada saat akhir pekan mencapai 2.000-5.000 orang. Kunjungan tertinggi hanya tercatat saat libur tahun baru 2022 dengan 7.000 pengunjung.
Saat kasus COVID-19 mulai meningkat dalam beberapa pekan terakhir, kunjungan di GL Zoo pun mengalami penurunan sekitar 10-20 persen.
“Kami pun akan menerapkan buka tutup untuk mengantisipasi potensi kerumunan. Misalnya saat tempat parkir sudah penuh, antrean di loket atau wahana cukup panjang, maka kami akan lakukan penutupan sementara,” katanya yang menyebut wisatawan didominasi rombongan keluarga.
Ia pun memastikan, seluruh pengunjung harus memindai QR Code PeduliLindungi dan pengunjung dewasa sudah menerima vaksin lengkap. “Pengawasan ke anak-anak pun dilakukan secara ketat. Kami siapkan masker jika ada anak tidak pakai masker,” katanya.
Sejumlah wahana indoor seperti akuarium juga masih ditutup.
Sementara itu, Kepala UPT Taman Budaya Retno Yuliani yang mengelola Taman Pintar pun memastikan mengikuti aturan pembatasan 25 persen pengunjung.
“Jika dihitung dari kunjungan normal sebelum pandemi, maka jumlah wisatawan saat ini masih di bawah 25 persen. Kunjungan pun tidak terkonsentrasi di satu waktu saja tetapi dari pukul 08.00-16.00 WIB,” katanya.
Pengawasan di dalam wahana indoor, lanjut dia, dilakukan dengan menempatkan petugas yang akan mengarahkan pengunjung jika berpotensi terjadi kerumunan.
Pengelola kedua destinasi wisata tersebut juga melakukan vaksinasi booster untuk karyawan.
Sementara itu, Staf Marketing and Promotion Malioboro Mall Eunike Set Satyarini mengatakan pusat perbelanjaan tersebut juga melakukan penyesuaian pembatasan kapasitas pengunjung menjadi 60 persen.
“Hanya pengunjung dengan status hijau pada aplikasi PeduliLindungi yang diizinkan masuk ke mal. Anak-anak pun harus didampingi orang tua,” katanya.
Di area bermain dilakukan pembatasan 35 persen, tenant kuliner maksimal 60 persen untuk dine in dan mal akan ditutup pukul 21.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Antrean BBM mengular di SPBU Janti Bantul sejak 05.30 WIB. Warga memilih datang sebelum SPBU buka demi menghindari antrean panjang.
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Gelombang tinggi hingga 4 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD meminta nelayan dan wisatawan menjauhi pantai sementara.
SPPG Gebyok Selo Boyolali disetop setelah 34 siswa mengalami gejala diduga keracunan MBG. Tiga siswa menjalani rawat inap.