Pendataan Bansos Bantul Diperpanjang hingga Akhir Desember 2026
Pendataan calon penerima bansos di Bantul diperpanjang hingga akhir Desember 2026. Warga yang belum terdaftar masih bisa diusulkan.
Antrean BBM mengular di SPBU Janti Bantul sejak 05.30 WIB. Warga memilih datang sebelum SPBU buka demi menghindari antrean panjang. /Harian Jogja-Kiki Luqman.
Harianjogja.com, BANTUL—Antrean panjang BBM membuat sejumlah pengendara di Bantul memilih datang lebih pagi, bahkan sebelum stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mulai beroperasi. Cara tersebut dilakukan agar mereka tidak terjebak antrean kendaraan yang mengular saat jam pelayanan dimulai.
Berdasarkan pantauan Senin (14/9/2026), antrean kendaraan sudah terlihat sejak pukul 05.30 WIB di SPBU Jalan Raya Janti, Modalan, Banguntapan, kawasan Jogja Expo Center (JEC). Padahal, SPBU tersebut baru mulai melayani konsumen pada pukul 06.00 WIB.
Salah seorang warga Bantul, Bambang, mengaku baru kali ini datang untuk mengantre sebelum SPBU dibuka. Menurut dia, antrean setelah jam operasional dimulai kerap sudah terlalu panjang dan sulit diprediksi.
"Iya baru sekarang ngantre sebelum buka, soalnya kalau udah buka antrenya gak masuk akal," kata Bambang.
Menurut Bambang, panjangnya antrean tidak hanya dipengaruhi volume kendaraan. Proses transaksi menggunakan kode QR atau barcode juga dinilai dapat memperlambat alur pelayanan di SPBU.
Di sisi lain, antrean BBM bersubsidi seperti Pertalite disebut turut meningkat setelah adanya penyesuaian harga Pertamax yang naik beberapa waktu lalu. Kondisi itu membuat sebagian pengendara kembali memilih Pertalite untuk menekan pengeluaran.
"Belum lagi kalau ada bayar pake barcode, itu bikin antrean tambah lama, mau beli pertamax harganya udah mahal. Jadi belain antre setengah 6 gini. Pomnya buka jam 6," ujarnya.
Pengendara lainnya, Suryo, mengatakan pembatasan pembelian BBM juga menjadi salah satu faktor yang membuat waktu antrean di SPBU semakin panjang.
"Ya sejak ada pembatasan itu, antrean di pom kan tambah panjang," kata Suryo.
Bagi para pengendara, menunggu sejak sebelum SPBU beroperasi menjadi pilihan yang dianggap lebih masuk akal. Mereka memilih datang lebih awal daripada harus menghadapi antrean panjang ketika lalu lintas pagi mulai semakin padat.
Antrean panjang BBM subsidi di sejumlah SPBU Kota Makassar dan kabupaten/kota lain di Sulawesi Selatan (Sulsel) dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat setelah harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan.
Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan kenaikan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo mendorong sebagian masyarakat beralih menggunakan BBM subsidi. Kondisi tersebut membuat konsumsi Pertalite secara nasional meningkat hingga 11 persen dibandingkan kondisi normal.
"Setelah kenaikan BBM non subsidi, jenis Pertamax Dexlite, Pertamina Dex, Pertamax Turbo itu ada kenaikan permintaan masyarakat untuk BBM subsidi secara bertahap. Awalnya cuma dua persen dari kondisi normal. Sekarang, Pertalite itu kenaikannya bisa mencapai 11 persen secara nasional," ucap Wahyudi di SPBU 74.902.32 Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendataan calon penerima bansos di Bantul diperpanjang hingga akhir Desember 2026. Warga yang belum terdaftar masih bisa diusulkan.
Cek jadwal perpanjangan SIM Kulonprogo 30 Oktober 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal Satpas 1450, SIMENOR, SIM Keliling, dan syaratnya.
Jadwal SIM Gunungkidul 30 Oktober 2026, cek lokasi SIM Station Dhaksinarga, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Prakiraan cuaca DIY Jumat, 30 Oktober 2026, menunjukkan potensi hujan ringan di empat wilayah dan hujan petir di Sleman. Cek suhu dan kelembapannya.
Jadwal SIM Polda DIY Jumat 30 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIM Keliling, SIM Corner, SKUKP, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat, 30 Oktober 2026. Cek enam jadwal pergi-pulang dan tarif Rp12.000 sekali jalan.