Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi - Harian Jogja/Sirojul Khafid
Harianjogja.com, SLEMAN--Merespons semakin maraknya penggunaan otoped atau skuter listrik di tempat wisata, termasuk di kawasan Kaliurang, Kapanewon Pakem, Dinas Pariwisata Sleman bersama sejumlah instansi terkait akan menyiapkan penataan penggunaan otoped, termasuk penataan jalur.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono, menjelaskan kunjungan wisatawan di kawasan Kaliurang mulai meningkat sejak pertengahan tahun 2021 hingga awal 2022 ini. Selain karena destinasi wisata yang menyajikan udara segar, juga didukung dengan keberadaan destinasi baru yang dikelola salah satu hotel di sana dan atraksi baru yakni berotoped di Kaliurang.
Dengan maraknya otoped tentunya perlu dilakukan penataan agar kawasan Kaliurang tetap menjadi destinasi wisata yang nyaman dan aman bagi wisatawan. Penataan dilakukan dengan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sleman, Dinas Perhubungan DIY, Panewu Pakem, Lurah Hargobinangun, dukuh pengampu wilayah setempat, dan perwakilan dari operator otoped Kaliurang,
“Kami telah bersepakat akan melakukan penataan jalur otoped agar para pengguna jalan merasa nyaman dan pengguna otoped juga aman dalam menikmati touringnya. Kenyamanan dan keamanan merupakan kata kunci yang akan kami kondisikan bersama,” ujarnya, Rabu (9/2/2022).
BACA JUGA: Terus Melonjak! Hari Ini Covid-19 DIY Tembus 531 Kasus, Meninggal Dua
Pembatasan jalur otoped akan dilakukan khususnya pada hari-hari libur, dan akan lebih longgar di hari kerja. “Jadi untuk warga Jogja dan sekitarnya yang ingin menikmati touring dengan otoped yang lebih nyaman seyogyanya datang pada waktu selain hari libur,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana, mengatakan saat ini pihaknya menunggu draf usulan jalur otoped yang disusun oleh paguyuban dan para dukuh setempat sebagai pengampu wilayah. “Dari usulan tersebut akan kami bahas lebih lanjut terkait feasibilitas jalur yang akan digunakan, untuk meminimalisir resiko yang tidak diinginkan,” ungkapnya.
Dengan kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kembali ke level 3 saat ini, menjadi momentum untuk melakukan penataan. Diharapkan saat kondisi sudah lebih kondusif untuk berwisata nanti, jalur otoped di Kaliurang sudah lebih memberikan keamanan bagi wisatawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026
Media Jepang menyoroti fenomena ratusan WNI yang menggunakan nama karakter anime seperti Naruto, Uzumaki, Nobita, hingga Sasuke berdasarkan data Dukcapil Semest
Korban tewas gempa magnitudo 7,4 di Kolombia bertambah menjadi 265 orang. Sebanyak 3.494 warga terluka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang.
EcoTank Epson tembus penjualan 100 juta unit secara global. Indonesia menjadi negara pertama yang memperkenalkan teknologi printer tangki tinta Epson.