Advertisement

Jalur Otoped di Kaliurang Akan Diatur

Lugas Subarkah
Rabu, 09 Februari 2022 - 19:27 WIB
Bhekti Suryani
Jalur Otoped di Kaliurang Akan Diatur Ilustrasi - Harian Jogja - Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Merespons semakin maraknya penggunaan otoped atau skuter listrik di tempat wisata, termasuk di kawasan Kaliurang, Kapanewon Pakem, Dinas Pariwisata Sleman bersama sejumlah instansi terkait akan menyiapkan penataan penggunaan otoped, termasuk penataan jalur.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono, menjelaskan kunjungan wisatawan di kawasan Kaliurang mulai meningkat sejak pertengahan tahun 2021 hingga awal 2022 ini. Selain karena destinasi wisata yang menyajikan udara segar, juga didukung dengan keberadaan destinasi baru yang dikelola salah satu hotel di sana dan atraksi baru yakni berotoped di Kaliurang.

Dengan maraknya otoped tentunya perlu dilakukan penataan agar kawasan Kaliurang tetap menjadi destinasi wisata yang nyaman dan aman bagi wisatawan. Penataan dilakukan dengan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Sleman, Dinas Perhubungan DIY, Panewu Pakem, Lurah Hargobinangun, dukuh pengampu wilayah setempat, dan perwakilan dari operator otoped Kaliurang,

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Kami telah bersepakat akan melakukan penataan jalur otoped agar para pengguna jalan merasa nyaman dan pengguna otoped juga aman dalam menikmati touringnya. Kenyamanan dan keamanan merupakan kata kunci yang akan kami kondisikan bersama,” ujarnya, Rabu (9/2/2022).

BACA JUGA: Terus Melonjak! Hari Ini Covid-19 DIY Tembus 531 Kasus, Meninggal Dua

Pembatasan jalur otoped akan dilakukan khususnya pada hari-hari libur, dan akan lebih longgar di hari kerja. “Jadi untuk warga Jogja dan sekitarnya yang ingin menikmati touring dengan otoped yang lebih nyaman seyogyanya datang pada waktu selain hari libur,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana, mengatakan saat ini pihaknya menunggu draf usulan jalur otoped yang disusun oleh paguyuban dan para dukuh setempat sebagai pengampu wilayah. “Dari usulan tersebut akan kami bahas lebih lanjut terkait feasibilitas jalur yang akan digunakan, untuk meminimalisir resiko yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Dengan kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang kembali ke level 3 saat ini, menjadi momentum untuk melakukan penataan. Diharapkan saat kondisi sudah lebih kondusif untuk berwisata nanti, jalur otoped di Kaliurang sudah lebih memberikan keamanan bagi wisatawan.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemkot Magelang Berikan Proteksi Praktik Dokter

News
| Jum'at, 30 September 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Hadir Tempat Glamping Baru di Jogja, Arkamaya Sembung Namanya

Wisata
| Jum'at, 30 September 2022, 15:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement