Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026, Ada 24 Perjalanan
Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA–Jogja dan Jogja–YIA dari pagi hingga malam.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah bidang lahan yang akan dibebaskan untuk proyek tol Jogja-Bawen bertambah, karena pemerintah memperlebar ruas yang melintasi Selokan Mataram. Pemerintah juga menyebut potensi ruas lain di luar Selokan Mataram juga diperluas.
Pemerintah beralasan, perluasan lebar ruas tol Jogja-Bawen tersebut demi menyelematkan cagar budaya Selokan Mataram. Sebab tol Jogja-Bawen dibangun melayang di atas Selokan Mataram.
Perluasan ini akan menyasar 122 bidang lahan baru dengan tanpa mengubah titik yang telah ditentukan sebelumnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Tol Jogja-Bawen Wijayanto menjelaskan dengan adanya revisi right of way (RoW) maka perlu ada perluasan lahan untuk ruas Jogja-Bawen.
BACA JUGA: Covid-19 Menggila! Tambah 1.531 dalam Sehari, Kasus Aktif di DIY Tembus 10.000
Perluasan itu dilakukan agar konstruksi tol tidak terlalu dekat dengan Selokan Mataram yang merupakan cagar budaya. Menurutnya perluasan lahan itu tidak menggeser titik yang telah ditentukan sebagai lokasi pembangunan, melainkan hanya menambah luasan.
“Sepanjang Selokan Mataram itu kan Cagar Budaya yang memang ada jarak tertentu tidak boleh terlalu dekat [dengan konstruksi tol]. Perluasan lahan ini bukan pada titik tertentu, tetapi sepanjang Selokan Mataram dan jalan inspeksi, badan sungai karena itu dilindungi. Itu menjadi kawasan cagar budaya,” katanya Kamis (17/2/2022).
Ia mengatakan pada perencanaan awal sudah ada jarak antara konstruksi dengan Selokan Mataram antara 20 meter hingga 40 meter. Namun ada beberapa titik yang sudah menyentuh ruas dari selokan. Dengan adanya perluasan ini untuk sepanjang Selokan Mataram akan diseragamkan row-nya.
“Perencanaan lama jaraknya bervariatif [dari selokan mataram], ada yang kena lerengnya [selokan mataram], ada yang terkena jalan inspeksinya. Jaraknya sudah lebih dari 20 meter bahkan sekitar 40 meteran tetapi masih butuh perluasan. Agar lebih jauh dari titik. Yang jelas tidak ada pergeseran, bukan menjauh dari titik itu, tetapi pelebaran,” ucapnya.
Ia tidak memastikan kebutuhan setiap titik yang, karena ada beberapa lokasi yang dari sisi kelebihan tanahnya sudah cukup.
Meski pun perluasan lahan ini awalnya hanya untuk sepanjang Selokan Mataram, akan tetapi kemungkinan titik lain yang di luar selokan harus mengikuti sehingga tetap butuh perluasan.
“Kebutuhan tidak menentu, tergantung di lapangan, sekitar total 60an meter. Ada lagi penyesuain trase yang tidak hanya di situ, akhirnya [kebutuhan perluasan itu menjadi] keseluruhan, meski tidak semua total sepanjang 7 kilometer diubah semua, tidak, tetapi ada spot tertentu yang butuh pelebaran,” ucapnya.
Jenis lahan yang masuk dalam fase perluasan pembebasan lahan ini pun berbeda. Ia mencatat ada 144 bidang lahan baru yang akan dibebaskan. Selebihnya merupakan pemilik lama yang sebelumnya masih memiliki sisa lahan yang tidak ikut dibebaskan.
“[Jenis lahan tambahan perluasan] Ada yang [sebelumnya] sudah dibebaskan. Kemudian ada yang memang tanah sisa dan harus dimakan [dibebaskan lagi untuk perluasan] lagi, ada yang 144 bidang memang [pemilik] baru. Sisanya itu, kemarin dibebaskan sekarang kena lagi, jadi kalau yang kemarin misalnya kena 200 meter sekarang kena lagi jadi 300 meter,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Bandara YIA 3 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA–Jogja dan Jogja–YIA dari pagi hingga malam.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.
BPBD Temanggung telah menyalurkan 113 tangki air bersih ke 29 dusun di 19 desa yang tersebar di 10 kecamatan.
PSIM Jogja memasuki usia 97 tahun dengan slogan Honor the Legacy, menjaga sejarah, tradisi, dan budaya Jogja menuju satu abad.
Sering sulit tidur? Kenali 7 kebiasaan yang bisa mengganggu kualitas tidur, mulai dari makan larut hingga konsumsi kopi.