Advertisement
Perkembangan Terbaru Tol Jogja Solo, Lahan di Selomartani & Tirtomartani Dicocokkan
Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Bisnis.com/Himawan L Nugraha
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembangunan Tol Jogja Solo memasuki perkembangan baru. Meski DIY masuk PPKM Level 3, semua tahapan pembangunan jalan tol ini masih sesuai rencana.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-Solo wilayah DIY, Dian Hardiyansyah, mengatakan pembebasan lahan di Temanggal 1 Purwomartani untuk proyek Tol Jogja Solo dilanjutkan tahun ini.
Advertisement
BACA JUGA: Jadwal Operasi Tol Jogja-Solo, Ruas Ring Road Digarap Terakhir
“Kami sudah menyerahkan dokumen pembayaran untuk Temanggal 1 ke LMAN [Lembaga Manajemen Aset Negara] sejak Januari lalu. Prosesnya memang panjang karena harus lolos verifikasi dan sebagainya. Mudah-mudahan Februari ini bisa ada pembayaran,” katanya, Kamis (10/2/2022).
Selain menunggu proses pembayaran dari LMAN, saat ini tim appraisal menilai dan mencocokkan data lahan yang akan dibangun jalan tol di Selomartani maupun Tirtomartani, Kalasan. “Tim appraisal sudah turun sejak awal Februari ini. Mudah-mudahan keluar hasilnya awal Maret karena ketentuannya maksimal 30 hari,” ujarnya.
Sambil menunggu selesainya tahapan tersebut, lanjut Dian, tim juga akan mengerjakan tahap inventarisasi dan identifikasi lahan terdampak Tol Jogja Jogja Solo Seksi 2, dari Kalasan sampai Gamping.
BACA JUGA: Diberi Waktu 2 Bulan, Warga Terdampak Tol Jogja Solo Bongkar Rumah Sendiri & Merasa Jadi Pengungsi
Proses inventarisasi dan identifikasi luas lahan dan sebagainya, akan dimulai pekan depan dan ditarget selesai hingga Maret.
“Untuk Seksi 2 Tol Jogja Solo, kami akan memulai proses inventarisasi dan identifikasi di tiga kalurahan. Kami mulai dari Tirtoadi, Tlogoadi dan Trihanggo dulu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Makan Bersama Jadi Cara Unik Cegah Stunting di Gowongan
- Dukuh Gugat ke PTUN Seusai Dicopot, Warga Seloharjo Bela Lurah
- Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen, Sleman Pastikan Aman dari PHK
- DPRD Kulonprogo Dorong Audit Total PT SAK oleh BPKP
- Cuaca Tak Menentu di Jogja, Warga Diminta Waspada Pohon Tumbang
Advertisement
Advertisement








