30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Tim Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul melakukan pemantauan harga minyak goreng di toko swalayan Bantul pada Rabu (19/1/2022)/Ist
Harianjogja.com, BANTUL-Minyak goreng di Bantul kini kembali langka atau sush ditemukan baik di swalayan maupun di pasar tradisional sejak beberapa hari terakhir ini. Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Agus Sulistiyana menyatakan kelangkaan minyak goreng terjadi bukan hanya di Bantul namun secara nasional.
“Karena bahan baku minyak goreng secara nasional berkurang jadi terjadi kelangkaan,” kata Agus, saat dihubungi Minggu (20/2/2022). Agus mengaku sudah mengecek langsung di pasar modern dan swalayan memang sejak beberapa terakhir ini memang salah satu komoditas pokok terdebut tidak ada.
Bahkan pihaknya juga sudah mengecek di pasar tradisional juga nyaris tidak ada. Namun masih ditemukan 1-2 penjual itupun harganya mencapai 19.000-21.000 per liter. Sementara di pasar modern harganya sesuai Harga Eceran Tertinggi (HRT) Rp14.000. Tapi barangnya yang tidak ada.
Selain karena terjadi karena bahan baku yang langka, kelangkaan pasokan minyak goreng di pasaran dikarenakan adanya kepanikan dari masyarakat atau panic buying. Masyarakat membrorong minyak goreng ketika ada pasokan. Pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait kelangkaan minyak goreng tersebut.
BACA JUGA: Mayarakat Geram! Tagar Minyak Goreng dan #SalimGroupNimbunMigor Viral
Agus mengaku medapata informasi akan adanya droping minyak goreng kemasan dalam waktu dekat dari Pemerintah Pusat. Namun untuk jumlahnya berapa liter, ia belum bisa memastikan, “Kami hanya menunggu aja pasokan dari pusat,” ucap Agus.
Lurah Pasar Imogiri, Suharsono juga mengakui minyak goreng saat ini terjadi kelangkaan, bahkan jika ada harganya sudah menyentuh angka Rp21.000 per liter. Selain minyak goreng kemasan yang langka, minyak goreng curah juga sudah tidak beredar sejak beberapa waktu lalu.
“Minyak goreng curah itu menghilangnya sudah lama, ketika akhir tahun mau ditetapkan curah tidak dijualkan lagi, sudah mulai sulit,” ujarnya.
Suharsono memprediksi kelangkaan minyak goreng akan terjadi dalam beberapa hari ke depan karena tidak ada stok dan harga akan terus meningkat. Saat ini pedagang tidak hanya menunggu kiriman, namun juga mencari meski dengan harga tinggi untuk memenuhi kebtuhan pelanggannya.
“Saat ini tidak kosong, masih ada. Tapi harganya mahal karena mereka ambilnya bukan dari agen,” imbuhnya.
Siska, 34, salah satu warga Panggungharjo, Sewon, Bantul mengaku sudah mencari-cari minyak goreng di beberapa toko modern namun tidak menemukannya. Akhirnya ia menemukan di salah satu toko kelontong dengan harga Rp16.000 satu liter dan mereknya tidak terkenal, “Yang penting bisa buat masak,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
DPR mengesahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan. Salah satu aturan baru melarang perusahaan menahan ijazah dan dokumen pribadi pekerja.
VR46 menampilkan livery khusus bermotif garuda untuk MotoGP Mandalika 2026. Simbol keberanian itu menghiasi motor Morbidelli dan Di Giannantonio.
Kunjungan wisatawan Gunungkidul mencapai sekitar 4,5 juta orang hingga awal Oktober 2026. PAD retribusi wisata tembus Rp56,17 miliar.
Produksi The Batman Part II dihentikan sementara setelah Matt Reeves fokus mengurus keluarga. Film masih dijadwalkan tayang Februari 2028.
Media Kanada menyoroti keberanian John Herdman membawa mentalitasnya saat melatih Kanada ke Timnas Indonesia hingga meraih gelar FIFA ASEAN Cup.