Tembok Roboh Saat Bongkar Rumah di Godean, 1 Buruh Tewas
Tembok setinggi 3 meter ambruk saat pembongkaran rumah di Godean, Sleman. Satu buruh bangunan tewas dan satu pekerja mengalami luka.
Pedagang Pasar Bantul, Lukito menunjukan sisa stok minyak goreng yang dimilikinya pada Senin (21/2/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mendorong operasi pasar untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Bantul, Agus Sulistiyana, mengatakan stok minyak goreng di dua distributor besar kosong. Di beberapa pedagang, minyak goreng juga kosong. Bila ada, harganya bervariasi antara Rp17.000 dan Rp20.000 per liter.
BACA JUGA: BPBD Gunungkidul: 238 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Semanu, Ada yang Rata Tanah
“Kami secara rutin melapor ke Pemerintah Pusat melalui Pemda DIY. Pemda DIY yang nanti melakukan komunikasi untuk meminta operasi pasar,” kata Agus pada Selasa (22/2).
Operasi pasar menjadi salah satu langkah yang mungkin dilakukan saat ini. Menurut Agus, operasi terakhir digelar pada 14 Februari lalu. Sebanyak 12 ton minyak goreng dikucurkan. “Tapi sepekan langsung habis,” terangnya.
Minyak goreng di Bantul sudah langka. Salah satu pedagang di Pasar Bantul, Menik, bahkan sudah tidak berjualan minyak selama tiga hari. Pasokan minyak goreng terakhir ia dapatkan Senin pekan lalu.
Pedagang Pasar Bantul lainnya yakni Lukito mengatakan pekan ini belum ada pasokan minyak goreng yang datang ke losnya. Pekan lalu pasokan datang, itu pun hanya lima karton minyak goreng ukuran dua literan, padahal kebutuhan Lukito bisa mencapai 50 karton per pekan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tembok setinggi 3 meter ambruk saat pembongkaran rumah di Godean, Sleman. Satu buruh bangunan tewas dan satu pekerja mengalami luka.
Kejaksaan Agung menjadwalkan ulang pemeriksaan Heru Pambudi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi importasi tekstil di Ditjen Bea dan Cukai tahun 2018-2020.
Program biodiesel B50 diproyeksikan menghemat devisa Rp170 triliun pada 2026, menciptakan 2,1 juta lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Konflik AS dan Iran meluas ke Suriah dan Bahrain. Harga minyak dunia melonjak lebih dari 11% dalam sepekan di tengah meningkatnya tensi geopolitik.
Radar GCI pertama Indonesia di Banjarbaru mampu mendeteksi objek hingga 515 kilometer dan memperkuat pengawasan ruang udara nasional secara real time.
Ekspor daun cincau kering Jawa Tengah mencapai 403 ton hingga Juni 2026 dan dipasarkan ke Thailand, Malaysia, Tiongkok, serta Kamboja.