Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang di Semanu, Gunungkidul, Selasa (22/2/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gunungkidul menyebut sedikitnya 238 rusak diterjang angin kencang di Kecamatan Semanu. Pendataaan masih berlangsung dan ada kemungkinan jumlah bangunan yang rusak masih terus bertambah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi, memastikan tidak ada korban jiwa dalam angin kencang yang menerjang Desa Semanu dan Pacarejo, Semanu, Selasa (22/2/2022). Data sementara, jumlah bangunan yang rusak mencapai 238 unit.
BACA JUGA: Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Warga Semanu Gunungkidul
“Pendataan masih berlangsung, jadi jumlah rumah yang terdampak masih bisa bertambah,” kata Sumadi, Selasa siang.
Menurut dia, di Desa Semanu, wilayah terdampak hanya di Dusun Sambirejo. Adapun di Desa Pacarejo, kerusakan terjadi di beberapa dusun seperti Jelok, Jonge, Kwangen. Kerusakan bervariasi mulai dari rumah roboh, kandang rusak hingga atap genteng atau seng milik warga banyak yang lepas akibat diterjang angin kencang. “Beruntung tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.
Sumadi menambahkan bupati sudah mengecek ke lokasi bencana serta memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak. “Sekarang sudah diserahkan dan mudah-mudahan bisa membantu,” ungkapnya.
Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Semanu, Selasa pagi. Rumah-rumah warga banyak yang rusak. Selain itu, juga banyak pohon tumbang hingga tiang listrik roboh.
BACA JUGA: Misterius! Jembatan Besar Membelah Jogja, Tak Pernah Dilewati Kendaraan selama 25 Tahun
Lurah Pacarejo, Suhadi, mengatakan dampak dari angin kencang setidaknya terjadi di lima dusun, namun kerusakan terparah terjadi di Dusun Jelok dan Jonge. “Ada sekitar 236 rumah warga di dua dua dusun. Sejauh ini dilaporkan ada dua rumah yang roboh dan rata dengan tanah,” katanya.
Hingga saat ini belum ada laporan warga yang terluka. Pemerintah bekerja sama dengan Rumah Sakit Pelita Semanu sudah siaga mengantisipasi korban angin kencang di Gunungkidul. “Kesiapsiagaan terus dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.