Advertisement

BPBD Gunungkidul: 238 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Semanu, Ada yang Rata Tanah

David Kurniawan
Selasa, 22 Februari 2022 - 14:02 WIB
Budi Cahyana
BPBD Gunungkidul: 238 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Semanu, Ada yang Rata Tanah Rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang di Semanu, Gunungkidul, Selasa (22/2/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gunungkidul menyebut sedikitnya 238 rusak diterjang angin kencang di Kecamatan Semanu. Pendataaan masih berlangsung dan ada kemungkinan jumlah bangunan yang rusak masih terus bertambah.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sumadi, memastikan tidak ada korban jiwa dalam angin kencang yang menerjang Desa Semanu dan Pacarejo, Semanu, Selasa (22/2/2022). Data sementara, jumlah bangunan yang rusak mencapai 238 unit.

BACA JUGA: Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Warga Semanu Gunungkidul

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

“Pendataan masih berlangsung, jadi jumlah rumah yang terdampak masih bisa bertambah,” kata Sumadi, Selasa siang.

Menurut dia, di Desa Semanu, wilayah terdampak hanya di Dusun Sambirejo. Adapun di Desa Pacarejo, kerusakan terjadi di beberapa dusun seperti Jelok, Jonge, Kwangen. Kerusakan bervariasi mulai dari rumah roboh, kandang rusak hingga atap genteng atau seng milik warga banyak yang lepas akibat diterjang angin kencang. “Beruntung tidak sampai menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Sumadi menambahkan bupati sudah mengecek ke lokasi bencana serta memberikan bantuan logistik kepada warga terdampak. “Sekarang sudah diserahkan dan mudah-mudahan bisa membantu,” ungkapnya.

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di wilayah Semanu, Selasa pagi. Rumah-rumah warga banyak yang rusak. Selain itu, juga banyak pohon tumbang hingga tiang listrik roboh.

BACA JUGA: Misterius! Jembatan Besar Membelah Jogja, Tak Pernah Dilewati Kendaraan selama 25 Tahun

Lurah Pacarejo, Suhadi, mengatakan dampak dari angin kencang setidaknya terjadi di lima dusun, namun kerusakan terparah terjadi di Dusun Jelok dan Jonge. “Ada sekitar 236 rumah warga di dua dua dusun. Sejauh ini dilaporkan ada dua rumah yang roboh dan rata dengan tanah,” katanya.

Advertisement

Hingga saat ini belum ada laporan warga yang terluka. Pemerintah bekerja sama dengan Rumah Sakit Pelita Semanu sudah siaga mengantisipasi korban angin kencang di Gunungkidul. “Kesiapsiagaan terus dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal tak diinginkan,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement