Advertisement
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Warga Semanu Gunungkidul

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Angin kencang atau lisus merusak puluhan rumah warga di Kalurahan Semanu dan Pacarejo di Kapanewon Semanu, Gunungkidul, Selasa (22/2/2022). BPBD Gunungkidul masih melakukan pendataan terkait dampak dari bencana ini.
Salah seorang warga, Sambirejo, Kalurahan Semanu, Samijem, mengatakan amukan angin kencang ini terjadi Selasa sekitar pukul 07.30 WIB. Hujan turun diserai dengan suara bergemuruh dan menerjang apa saja yang dilalui. "Rumah saya ikut terkenda dampaknya," katanya kepada wartawan, Selasa siang.
Advertisement
BACA JUGA: Pedagang Tempe & Tahu Bantul Takut Kehilangan Pembeli
Samijem mengatakan dinding rumahnya roboh. “Kami selamat, tapi rumah saya roboh disapu angin," katanya.
Bhabinkambtibmas Semanu, Briptu Widya Pangestika, mengatakan pendataan masih terus dilakukan. Data sementara ada sekitar 40 rumah di RT 08 dan RT09 di Dusun Sambirejo, Semanu, yang diterjang lisus.
"Kerusakan ada yang rumahnya roboh, pohon tumbang hingga atap rumah rusak karena tersapu angin. Hingga sekarang masih didata," katanya.
Salah seorang warga Pacarejo, Amaliya mengatakan, angin kencang tidak hanya merusak rumah warga di Sambirejo. Pasalnya, di Kalurahan Pacarejo juga terjadi hal yang sama.
"Kerusakan terjadi di Dusun Jelok dan Kwangen. Untuk Pacarejo, dua wilayah ini yang terparah," katanya.
Warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan juga sudah mukai bekerja bakti untuk menyingkirkan puin.
BACA JUGA: UNY Kaji Pencabutan Ijazah Pelaku Kekerassan Seksual yang Telah Lulus
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi, mengatakan sudah menerjunkan personel ke lokasi terdampak angin kencang. Meski demikian,ia belum bisa memastikan jumlah kerusakan akibat peristiwa ini.
"Masih didata. Yang jelas, kerusakan terjadi di Kalurahan Semanu dan Pacarejo," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Hari Ini One Way Jalan Tol Arah ke Jakarta, Lalu Lintas Tujuan Jawa Tengah Dialihkan ke Pantura
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sejumlah Produk Ekspor DIY Terkena Imbas Kebijakan Trump, Berikut Daftarnya
- BMKG Sebut Gempa Bumi di Cilacap Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng Indo-Australia
- Arus Balik dari Terminal Gunungkidul Diperkirakan Turun 25 Persen, Ini Penyebabnya
- Didukung Inovasi, Kalurahan di DIY Bisa Ajukan Bantuan Dana Pengelolaan Sampah
- Jangan Sampai Ada Korban, Wisatawan Pantai Parangtritis Bantul Diminta Waspada Bahaya Ombak Besar
Advertisement
Advertisement