Advertisement

Kasus Menurun, DIY Berharap Turun Level PPKM  

Sunartono
Senin, 14 Maret 2022 - 21:07 WIB
Bhekti Suryani
Kasus Menurun, DIY Berharap Turun Level PPKM    Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY menyatakan kasus Covid-19 harian mengalami penurunan selama beberapa hari terakhir. Selain itu angka kesembuhan harian terus meningkat. Sehingga DIY berharap level PPKM bisa segera diturunkan oleh Pemerintah Pusat.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 di DIY menunjukkan tren menurun dalam beberapa hari terakhir. Selain itu keterisian bed Covid-19 juga terus turun. Ia berharap dengan penurunan ini level PPKM bisa ikut menurun.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Bulan melandai lagi tetapi menurun, dengan kondisi kesembuhan cukup tinggi otomatis BOR berubah angka positif berkurang, kalau dua unsur berkurang otomatis akan menurunkan positivity rate, kalau turun maka level mestinya berubah,” katanya, Senin (14/3/2022).

Aji menambahkan untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus, DIY akan terus mempertahankan atau menambah tracing terhadap kasus positif. Kemudian melakukan pengetatan penggunan PeduliLindungi pada destinasi wisata.

BACA JUGA: Jokowi Bayar Rp200.000 untuk 2 Liter Migor di Jogja, Mbah-Mbah Penjual Polos Langsung Kembalikan Rp100.000 ke Presiden   

“Tracing kita lakukan terus, kemudian bagaimana teman di destinasi wisata ini Pedulilindungi benar-benar ditegakkan. Karena dengan aplikasi ini sudah tes atau belum, apakah dia sudah vaksin sudah sekali atau belum, kalau sudah dua kali sama-sama hijau,” ujarnya. 

Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menyatakan penambahan kasus positif pada Senin menurun menjadi 559 kasus dengan angka kesembuhan harian di angka 1.582 kasus. Penambahan kasus positif ini berasal dari Sleman 216 kasus, Bantul 139 kasus, Kota Jogja 71 kasus, Gunungkidul 94 kasus dan Kulonprogo 39 kasus.

“Penambahan kasus meninggal sebanyak 17 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 5.606 kasus. Terdiri atas Sleman 6 kasus, Kulonprogo 3 kasus, Gunungkidul 4 kasus, Kota Jogja dan Bantul masing-masing menambah 2 kasus kematian,” ujarnya.

Advertisement

Ia menambahkan kasus aktif seluruh DIY saat ini di angka 32.686 kasus. Adapun untuk BOR kritikal di angka 35,18% dari total ketersediaan 199 bed, sedangkan BOR nonkritikal di angka 36,85% dari total 1.935 bed untuk seluruh DIY. Persentase BOR ini menurun selama sepekan terakhir yang sebelumnya berada di angka 50% untuk nonkritikal. “Positivity rate harian per tanggal 14 Maret 2022 di angka 10,04 persen,” katanya.

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

Jogjapolitan | 4 hours ago

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Biaya Riil Penyelenggaraan Haji Tahun Depan Capai Rp97,92 Juta

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement