BMKG Prediksi Musim Hujan di Jogja Mundur hingga Tiga Dasarian, Kekeringan Level Awas
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Pelaksanaan vaksinasi di GSP UGM, Kamis (31/3/2022). Selain booster, juga melayani vaksinasi dosis pertama dan kedua./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Minat masyarakat DIY untuk melakukan booster meningkat tajam terutama jelang puasa Ramadan. Pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung GSP UGM terjadi antrean panjang pada hari kedua, Kamis (31/3/2022).
Pada hari kedua vaksinasi di GSP UGM antrean tampak mengular hingga trotoar luar lapangan depan gedung tersebut. Masyarakat yang didominasi usia muda rela mengantre berpanas-panasan demi mendapatkan booster.
Meski demikian karena banyaknya petugas nakes yang disiagakan sehingga pelaksanaan berjalan cepat. Meski terjadi antrean panjang namun tidak mandeg terlalu lama.
"Hari pertama target 2.500 yang datang sekitar 2.200, hari kedua ini lebih banyak lagi ternyata. Meski pun banyak tetap terlayani dengan cepat karena jumlah nakes sampai 80 orang dan ada sukarelawan dari UGM juga," kata Wakil Koordinator Vaksinasi Binda DIY Aris Daryono selaku panitia vaksinasi saat diminta konfirmasi, Kamis (31/3/2022).
Baca juga: Persiapan Mudik, Antrean Booster Mengular di Berbagai Sentra
Ia menambahkan sebagian besar peserta antusias karena ingin melakukan vaksinasi sebelum puasa ramadan, selain itu mereka rata-rata sebagai persiapan mudik. Karena pemerintah menetapkan bahwa booster menjadi syarat mudik lebaran 2022 ini.
"Setelah ada informasi bahwa booster jadi syarat mudik memang sentra-sentra meningkat tajam pesertanya. Berbeda dengan saat sebelum ada informasi tersebut, biasanya agak sepi," ujarnya.
Salah satu peserta vaksinasi Bima mengakui sengaja ikut mengantre booster karena menjadi syarat untuk mudik Lebaran. Pada Lebaran 2022 mendatang ia merencanakan mudik menggunakan Kereta Api.
"Untuk persiapan jika nanti dibutuhkan karena saya mudik ke Jawa Barat pakai kereta api, jadi kemungkinan besar ditanyakan," katanya.
Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi menyatakan setelah ada pernyataan dari pusat bahwa booster jadi syarat mudik, memang peminatnya meningkat tajam. Hal ini turut meningkatkan persentase booster. Per Rabu (30/3/2022), booster di DIY di angka 20,38% dari total 2,87 juta sasaran.
"Nakes 44.360 pelayan publik 84.707, masyarakat umum 355.985, lansia sebanyak 97.524 dan remaja sebanyak 4.201 orang yang sudah divaksinasi," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BMKG memprediksi awal musim hujan 2026/2027 di DIY mundur hingga tiga dasarian. Status kekeringan meteorologis berada pada level awas.
Prabowo dijadwalkan bertemu Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi di Istana Merdeka untuk membahas kerja sama strategis kedua negara.
Cari iPhone harga Rp2 jutaan pada Oktober 2026? Simak enam pilihan iPhone bekas, kisaran harga, spesifikasi, dan hal yang perlu diperiksa.
Harga buyback emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian naik pada 11 Oktober 2026. Simak daftar harga jual dan buyback semua ukuran.
Feyenoord mengalahkan AZ Alkmaar 2-0 dan kembali ke puncak Liga Belanda, sedangkan Ajax ditahan NEC Nijmegen dengan skor 1-1.
Mensos Saifullah Yusuf menyebut data bansos semakin baik. Kemensos memperluas digitalisasi dan membuka pendaftaran melalui jalur pemerintah serta partisipasi ma