Jadwal Kereta Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 19 Mei 2026
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Jalur pedestrian Malioboro, Jogja, Rabu (9/2/2022)./Harian Jogja-Maya Herawati
Harianjogja.com, JOGJA--Mengaji massal atau membaca Al-Qur\'an secara flashmob melibatkan ribuan orang di sepanjang jalur pedestrian Malioboro Jogja menimbulkan pro dan kontra di dunia maya. Penyelenggara pun memberikan penjelasan lengkap terkait kegiatan yang digelar selama 15 menit tersebut.
BACA JUGA: 3 Pohon Beringin di Alun-Alun Utara Tumbang, Begini Makna Pohon Beringin bagi Kraton Jogja
Penyelenggara kegiatan yang juga Kepala Badan Wakaf Al Quran Jogja Narko Abu Fikri menjelaskan kegiatan mengaji di Malioboro itu sebenarnya hanya untuk syukuran karena sejak 2018 hingga 2021 pihaknya telah menyalurkan sebanyak 30.000 mushaf Al-Qur\'an di DIY dan sekitarnya. Selain itu, mengaji massal diadakan di Malioboro bertepatan dengan momentum menjelang Ramadan. Jemaah membaca Surat Yasin sekitar 10 menit sampai 15 menit.
"Kami membaca sekitar 10 sampai 15 menit Surat Yasin. Ini digelar untuk menyambut Ramadan atau Tarhib Ramadan istilahnya," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (2/4/2022).
Adapun peserta mengaji di Malioboro 1.000 santri lebih. Ia tak mempersoalkan jika ternyata kemudian kegiatan itu viral di medsos. "Kalau viral ya memang itu yang kami harapkan, karena memang biar masyarakat muslim ini kembali membaca Al-Qur\'an," ucapnya.
Ia mengamati ada pihak yang pro dan kontra dengan kegiatan Mengaji di Malioboro terutama di medsos. Menurutnya hal itu biasa saja, sesuatu kegiatan yang baru tentu ada yang mendukung dan menolak. Tetapi baginya hal itu memberikan kebaikan dan mestinya didukung, bukan ditolak.
"Itu kan positif ibadah, selain itu tidak mengganggu orang, tidak pakai toa, tidak pakai suara keras, tidak mengganggu jalan. Kalau memang negatif apanya yang negatif, saya sebenarnya bertanya pada yang menolak itu negatifnya di mana?" ujar pengasuh Ponpes Nurul Qowwy Sleman ini.
Narko mengatakan sejumlah wisatawan di sekitar Malioboro ada yang merasa terharu dan menangis.
"Dan tidak ada yang teriak mengusir kami, tidak ada," ujanya.
BACA JUGA: 10 Juta Orang Diprediksi Naik Pesawat saat Mudik Lebaran Tahun Ini
Malioboro dipilih karena lembaga wakaf butuh branding agar dikenal masyarakat.
"Menurut kami di Jogja yang menarik di Malioboro. Kebetulan acara puncaknya di Hotel Grand Inna Malioboro itu kegiatan Jogja Mengaji," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.