Advertisement
Kemacetan Iringi Uji Coba Malioboro Full Pedestrian, Sekda: Itu Wajar
Suasana kawasan Malioboro, Senin (18/12) - Harianjogja -
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Uji coba Malioboro full pedestrian selama dua hari, Senin–Selasa (1–2/11/2025), menimbulkan antrean kendaraan di sejumlah ruas jalan sekitar kawasan tersebut. Kemacetan ini dinilai sebagai dampak awal karena masyarakat masih beradaptasi dengan perubahan skema lalu lintas.
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjelaskan kondisi tersebut merupakan hal yang wajar ketika sebuah kebijakan baru diterapkan. “Pedestrian biasanya pukul 17.00–22.00, tiba-tiba 24 jam. Pasti terjadi sesuatu, kemacetan dan sebagainya,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Advertisement
Ia menilai semua pihak belum sepenuhnya siap, baik dari masyarakat maupun dari sisi sosialisasi. “Kurang siap dari masyarakat maupun dari kita yang memberi informasi. Harusnya dari sebulan sebelumnya sudah woro-woro, yang boleh melintas apa saja, lalu dibuat rekayasa. Ketika ditutup, arus lalu lintas seperti apa,” paparnya.
Meski demikian, kondisi ini tidak bisa langsung menjadi dasar bahwa skema pedestrianisasi tidak tepat. Penilaian, kata Made, tidak bisa hanya dari dua hari pelaksanaan. Dengan penataan berkelanjutan dan sosialisasi yang lebih matang, dampak negatif bisa berkurang.
BACA JUGA
“Malam Minggu dan Minggu, Jalan Pasar Kembang juga macet, tapi tidak ada yang complain. Maka penting untuk berkolaborasi, tidak hanya pemerintah daerah, tapi semua pihak yang bersinggungan agar sama-sama nyaman,” tegasnya.
Made menilai uji coba perlu dilakukan lebih sering agar masyarakat terbiasa. “Ketidaksiapan karena kita belum terbiasa, itu belum menjadi habit kita. Kalau sudah berjalan dalam kurun waktu tertentu akhirnya juga akan nyaman,” katanya.
Salah satu pengguna jalan, Ria, mengaku cukup kesulitan mencari jalur alternatif selama Malioboro full pedestrian. “Harus memutar jauh dari biasanya. Kemarin jalan-jalan di sekitar Malioboro juga jadi macet semua,” ujarnya.
Hampir setiap hari ia melewati Malioboro untuk berangkat kerja dan mengaku tidak mendapat informasi sebelumnya terkait uji coba ini. “Tidak dapat informasinya, jadi lumayan bingung. Harapannya kalau ada uji coba seperti ini bisa lebih masif lagi sosialisasinya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dilarang Pakai Pangkalan, Trump Ancam Putus Hubungan dengan Spanyol
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Veda Ega Pratama Moncer di Moto3, SMA Taman Madya IP Beri Dukungan
- Pencairan Dana Desa Gunungkidul Dikebut, Cegah Anggaran Hangus
- Stok Darah Ramadan Aman, PMI Sleman Siaga 100 Kantong
- Tanah Longsor di Sriharjo Bantul, Batu Besar Jebol Tembok Rumah Warga
- Sebut Anggaran MBG Fantastis, Mahasiswa Bantul Tuntut Evaluasi Total
Advertisement
Advertisement







