Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Senjata tajam yang diamankan dari para terduga pelaku klithih di Bantul, Senin (29/11/2021)/Harian Jogja-Ujang Hasanudin\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA-Kejadian remaja tewas akibat klithih di Jogja terulang lagi. Terbaru, remaja berinisial DAA terpaksa meregang nyawa setelah lehernya dihantam gir oleh sekelompok orang tidak dikenal.
Kejahatan jalanan klithih bukan kasus baru di Jogja. Beberapa tahun terakhir, aksi tidak terpuji ini banyak terjadi di jalanan Jogja hingga menjadi momok bagi masyarakat.
Dihimpun dari berita-berita Harianjogja.com, berikut ini kumpulan kasus klithih di Jogja yang memakan korban jiwa remaja:
Pada Senin (12/12/2016) rombongan remaja berjumlah 20 orang siswa SMA Muhammadiyah 1 Jogja yang tengah pulang dari piknik di Pantai Ngandong mendadak diserang sekelompok pemuda bercadar yang bersenjatakan pedang dan clurit di Jl.Siluk-Panggang, Dusun Lanteng, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri.
Baca juga: Sadis, Pria Kebumen Tewas Dihantam Gir di Depan Balai Kalurahan Banguntapan
Salah satu dari peserta rombongan, Adnan Wirawan Adiyanta kemudian menjadi korban tewas akibat sejumlah luka senjata tajam, dan satu tusukan di perut bagian samping. Tak lama berselang polisi melakukan penangkapan, dan kemudia menetapkan 10 tersangka yang berasal dari salah satu SMA swasta di Jogja.
Fatur Nizar Rakadio, 16, akhirnya tewas setelah dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUD) Dr. Sardjito. Ia tewas setelah menjadi korban klithih yang dialaminya di Jalan Panggang-Siluk, Selopamioro, Imogiri, Bantul pada 14 Desember 2019.
Korban merupakan salah satu siswa di sebuah SMK di Sleman. Ia sempat mendapat peratawan di rumah sakit selama hampir sebulan hingga akhirnya ia meninggal dunia pada 9 Januari 2020. Dio, panggilan akrab remaja ini, mengalami patah tulang leher, punggung dan tulang ekor.
Seorang remaja berinisial DAA, asal Kebumen Jawa Tengah tewas dihantam gir oleh sekelompok pemuda pada Minggu (3/4/2022) dini hari WIB di Jalan Gedongkuning tepatnya di depan Balai Desa Banguntapan.
Menurut sakdi yakni Linmas Kelurahan Banguntapan, kejadian itu berlangsung cepat. Dirinya hanya mendengar suara gitar milik korban yang terseret akibat korban jatuh dari sepeda motor. Saat dihantam dengan gir, dia juga tidak mendengar suara teriakan. Pelaku berjumlah lima orang lari ke selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.