Pabrik Briket Batok Kelapa di Karanganyar Terbakar
Kebakaran melanda pabrik arang briket di Karangpandan Karanganyar. Puluhan ton batok kelapa hangus, penyebab masih diselidiki.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meningkatkan frekuensi patroli malam dan razia di jalan raya selama Ramadan untuk mencegah munculnya kasus kejahatan jalanan yang beberapa waktu terakhir masih muncul di wilayah hukum setempat.
Seperti diketahui, kasus kejahatan jalanan diduga klithih kembali terjadi di Jogja dan menewaskans seorang remaja.
"Patroli biasanya paling tidak satu malam tiga \'trip\', sesuai kebutuhan nanti kami tambah lagi menjadi lima sampai enam \'trip\'," kata Kepala Bidang Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto di Mapolresta Jogja, Selasa (5/4/2022).
Untuk mendukung peningkatan patroli, menurut dia, personel yang bertugas di lapangan juga ditambah dengan jumlah yang disesuaikan dengan situasi kerawanan di masing-masing wilayah.
BACA JUGA: Klithih Terjadi Lagi, Saatnya Peran Orang Tua Diperkuat
Menurut Yuliyanto, selain menggencarkan patroli hingga tingkat polsek, petugas juga bakal menggelar pemeriksaan kepemilikan senjata tajam atau peralatan lain yang memungkinkan digunakan untuk berbuat kejahatan.
"Jadi mohon maaf misalnya nanti masyarakat diperiksa di jalan pada malam hari. Itu semata-mata untuk menjaga situasi kamtibmas," kata Yuliyanto.
Selain diupayakan pihak kepolisian, menurut dia, jaminan keamanan selama Ramadhan juga dapat diwujudkan oleh masyarakat di lingkungan masing-masing.
"Jaminan keamanan bisa dilakukan oleh kami, bisa juga oleh masyarakat dengan berpartisipasi ikut ronda malam, ikut jaga," kata dia.
Polda DIY, kata Yuliyanto, juga melarang warga menyalakan petasan untuk menjaga keamanan serta ketenangan beribadah selama Ramadhan.
"Misalnya ada (menyalakan petasan) akan kami amankan mercon-nya supaya tidak diledakkan, supaya tidak mengganggu orang lain," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran melanda pabrik arang briket di Karangpandan Karanganyar. Puluhan ton batok kelapa hangus, penyebab masih diselidiki.
Dua peserta SPPI meninggal saat mengikuti Latsarmil Kemenhan. Berikut kronologi, penyebab kematian, dan langkah evaluasi yang dilakukan.
Penerapan parkir QRIS di Bantul belum direalisasikan. Dishub masih mematangkan aplikasi, koordinasi dengan BPD DIY, dan kesiapan juru parkir.
Menonton film dan serial digital menjadi cara siswa SMAN 1 Sleman mengurangi stres setelah ujian sekaligus memulihkan energi dari aktivitas belajar.
HIPMI DIY meminta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis tidak merugikan UMKM mitra yang telah berinvestasi besar untuk mendukung program pemerintah.
Psikolog menjelaskan kebutuhan akan kontrol, hilangnya empati, dan kemarahan terpendam dapat menjadi faktor pemicu tindakan penyekapan dan penyiksaan.