Menko Muhaimin Ajak Generasi Muda Bangun Desa Demi Ketahanan Pangan
Cak Imin mengajak generasi muda kembali ke desa membangun pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi.
Ketua DPD Golkar DIY Gandung Pardiman saat melantik pengurus AMPG dan KPPG, Kamis (21/4/2022). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Golkar DIY akan memaksimalkan keterlibatan kader muda dan perempuan dalam rangka mendulang suara pada Pemilu 2024 mendatang. Sebagai salah satu persiapan Golkar DIY melantik pengurus pimpinan daerah Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) DIY dan Satgas Siaga Karya masa bakti 2020-2025.
Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman menyatakan keberadaan kader dari kalangan pemuda dan kader perempuan menjadi sangat strategis pada Pemilu 2024. Mengingat berdasarkan data, ada sebanyak 70% pemilih merupakan kalangan anak muda dari total ketegori usia pemilih. Kemudian sebanyak 51% merupakan pemilih perempuan. Sehingga perolehan suara bisa menjadi fokus pada dua entitas tersebut, antara pemuda dan perempuan.
"Sehingga AMPG dan KPPG yang berada di Partai Golkar ini menjadi sangat strategis dan efektif untuk turut serta memenangkan pemilu. Melalui kader ini mereka bisa menggaet suara dari kalangan muda dan perempuan," kata Gandung dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/4/2022).
Ia mengatakan waktu yang tersisa relatif singkat untuk perjuangan politik yaitu hanya tersisa 24 bulan. Karena besarnya potensi pemilih pemuda, menurutnya generasi muda di Golkar masih diberikan restu untuk dapat meraih kembali kursi baik di DPRD DIY maupun kabupaten dan kota yang sempat hilang pada Pemilu sebelumnya. Partainya akan menggembleng AMPG dan KPPG agar di masing masing daerah bisa mengupayakan maksimal pemenangan.
Baca juga: Golkar DIY Kerahkan Semua Kekuatan untuk Menangkan Airlangga
"Mereka akan dilatih, digembleng agar siap menghadapi 2024. Karena kepengurusan ini harusnya selesai dilantik pada Desember 2021 lalu tetapi terkendala Covid-19," ujarnya.
Gandung menilai menuju 2024 harus pandai-pandai memahami sosok pemimpin. Menurutnya pemimpin yang berhasil adalah mereka mampu menggerakkan semua elemen masyarakat dan anggota hingga mendorong pergerakan semua stakeholder. Selain harus punya sifat progresif dengan orientasi untuk memajukan.
"Karena tidak ada pemimpin berhasil tanpa jiwa progresif. Tetapi progresif dalam arti yang tidak mengarah ke liberal dan radikal, ini yang perlu saya tekankan pada anak muda," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cak Imin mengajak generasi muda kembali ke desa membangun pertanian demi memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis inovasi.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.
Dandim Agam bantah isu Kopdes Merah Putih di Sianok terisolir. Lokasi strategis di kawasan wisata dan mudah diakses warga.
Program Makan Bergizi Gratis dipastikan terus berjalan. Hashim tegaskan komitmen Prabowo dan soroti pentingnya pengawasan.
Wali Kota Solo Respati Ardi dilaporkan ke Kejari terkait baliho ultah Jokowi. Ia hormati proses hukum dan siap mengikuti aturan.