Minyakita Bau Minyak Tanah di Wonogiri, Polisi Tunggu Hasil Uji BPOM
Polisi masih menyelidiki dugaan Minyakita beraroma minyak tanah dalam bantuan CPP di Wonogiri sambil menunggu hasil uji laboratorium BPOM Solo.
Siswa mendapatkan vaksinasi Covid-19 yang diselenggarakan di SMP Negeri 2 Wonosari, Kamis (12/8/2021). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA - Vaksinasi dosis ketiga atau booster di DIY terkendala akses. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY per 23 April 2022 cakupan vaksin secara persentase tidak merata.
BACA JUGA: Belasan Motor dengan Knalpot Blombongan di Gunungkidul Disita Polisi
Vaksin booster di Kota mencapai 75,3% atau 223.183 penduduk telah disuntik vaksin. Di Sleman, persentase mencapai 32,1% atau 281.529 penduduk.
Kemudian Gunungkidul mencapai 20,7% atau 123.477 penduduk. Bantul mencapai 18,3% atau 140.004 penduduk.
Tidak jauh beda dengan Bantul, persentase di Kulonprogo baru mencapai 18,6% atau 63.669 penduduk. Secara total, penduduk di DIY yang sudah melakukan vaksin booster 28,9% atau 831.862 penduduk.
Kepala Dinkes DIY Pembajun Setianingastutie mengatakan tidak meratanya vaksin di sejumlah kabupaten di DIY sebagian besar karena kendala akses.
Jawatannya turut mengupayakan agar vaksin booster bisa lebih merata lagi dengan melakukan kerjasama vaksinasi booster dengan dinkes di kabupaten dan kota.
"Kami bantu untuk melakukan vaksinasi bersama dinkes wilayah terkait sesuai dengan kebutuhan mereka," jelasnya.
Dia mengatakan menjelang Lebaran ini, terjadi peningkatan masyarakat yang melakukan vaksin booster. Meski meningkat, secara persentase tidak signifikan, yakni hanya 1%.
"Peningkatan masyarakat yang melakukan booster sekitar 1%," tuturnya.
Pemerintah kabupaten pun turut berupaya mendorong percepatan vaksin booster. Sebelumnya Dinkes Bantul berupaya mempercepat capaian vaksinasi.
BACA JUGA: Antisipasi Pencurian di Rumah yang Ditinggal Mudik, Polisi Patroli Kampung-Kampung di Bantul
Selain layanan vaksinasi di jam kerja, Dinas Kesehatan DIY juga membuka layanan vaksinasi Covid-19 sambil ngabuburit atau sambil menunggu berbuka puasa hingga malam hari.
"Untuk mempercepat vaksinasi, kami adakan layanan reguler di puskesmas pada jam kerja. Tapi di beberapa puskesmas juga ada layanan vaksin istilahnya sambil ngabuburit," kata Kasi Surveilans, Imunisasi, dan Penyehatan Lingkungan, Dinas Kesehatan Bantul, Elina Chrisniati, Selasa (12/4/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi masih menyelidiki dugaan Minyakita beraroma minyak tanah dalam bantuan CPP di Wonogiri sambil menunggu hasil uji laboratorium BPOM Solo.
Harga Biosolar B50 harus kompetitif agar diminati. Pemerintah targetkan hentikan impor solar mulai Juli 2026.
Prabowo ungkap dugaan demo dibayar. KSP Dudung sebut informasi presiden akurat dan berpotensi ditindak secara hukum.
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Prabowo bangga gunakan mobil Maung buatan Indonesia. Meski sempat bocor, jadi simbol kemandirian industri otomotif nasional.
SPMB SMP Gunungkidul 2026 buka jalur domisili 29 Juni. Dinas Pendidikan terapkan aturan cegah kecurangan KK tempel.