PMI Bantul Kirim Personel dan Buka Donasi untuk Korban Gempa NTT
PMI Bantul mengirim satu personel ke NTT dan membuka donasi untuk membantu kebutuhan dasar korban gempa, seperti makanan dan obat-obatan.
Sejumlah warga membagikan bunga dan stiker sekaligus mengkampanyekan Jogja aman dikunjungi kepada masyarakat di kawasan Malioboro, Rabu (27/4/2022)-Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA - Puluhan warga yang tergabung dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan membagikan ratusan bunga dan stiker kepada pengunjung, tukang becak, supir andong serta para pedagang di kawasan Malioboro. Pembagian bunga dan stiker itu disertai ajakan untuk mengkampanyekan Jogja aman dan siap menerima wisatawan di masa Lebaran nanti.
Kepala Kesbangpol Kota Jogja, Budi Santosa menyebut, pihaknya prihatin dengan sejumlah insiden yang berdampak negatif terhadap situasi keamanan dan kenyamanan di wilayahnya beberapa waktu terakhir. Misalnya saja berkaitan dengan fenomena klitih, parkir nuthuk dan insiden oknum tukang becak yang menipu wisatawan. Rentetan kejadian itu harus diantisipasi pada masa libur Lebaran nanti.
BACA JUGA: Fotokopian KTP Jadi Bungkus Gorengan? Waspada Kebocoran Data!
Sejumlah kejadian itu kemudian direspons oleh organisasi masyarakat di akar rumput yang resah dengan dampak negatif yang ditimbulkannya. Organisasi yang terdiri dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kemudian menggagas untuk mengkampanyekan Jogja aman bagi wisatawan.
"Ini merupakan dorongan dari mereka sendiri dan inisiatif mereka. Jadi dari masyarakat Jogja yang peduli dengan kondisi Jogja beberapa waktu terakhir," kata Budi, Rabu (27/4/2022).
Budi menyampaikan, berbagai organisasi kemasyarakatan tersebut juga ikut terlibat dalam menjaga keamanan dan kenyamanan warga serta wisatawan di Jogja. Pada tiap kelurahan dan kecamatan ada sebanyak lima organisasi yang terbentuk serta 10 di tingkat kota. Pihaknya berharap agar para pengunjung yang datang ke Jogja bisa merasakan perayaan Lebaran dan masa libur dengan aman dan terlayani dengan baik.
"Kegiatan ini juga membawa pesan motivasi kepada seluruh warga di kawasan Malioboro untuk sama-sama menjaga serta mengabarkan ke khalayak luas bahwa Jogja siap menyambut," kata Budi.
Dalam kesempatan tersebut ada sebanyak 300 tangkai bunga dan stiker yang dibagikan kepada pengunjung dan warga di seputaran Malioboro. Para anggota sebelumnya berkumpul di komplek Kepatihan dan kemudian dibagi menjadi dua regu untuk membagikan ratusan bunga itu. Mereka juga berdialog dengan pengunjung Malioboro untuk turut serta menjaga suasana kondusif di wilayah itu.
Ketua FKDM Kota Jogja, Bambang Joni menyampaikan, selain di area Malioboro pembagian bunga dan stiker juga menyasar area Nol KM dan kawasan Tugu Pal Putih. Tempat itu dipilih lantaran masih menjadi magnet bagi wisatawan saat berkunjung ke wilayah Jogja.
"Kami juga mengajak dialog dan secara persuasif menyampaikan kepada pelaku usaha dan mereka yang beraktivitas di Malioboro agar ikut mengabarkan kondisi Jogja yang sebenarnya saat ini. Bahwa Jogja aman dan nyaman serta siap menerima saudara kita yang mudik ke Jogja dan silahkan berwisata," ungkap Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PMI Bantul mengirim satu personel ke NTT dan membuka donasi untuk membantu kebutuhan dasar korban gempa, seperti makanan dan obat-obatan.
Australia melarang lagu yang sebagian besar dibuat AI masuk chart resmi ARIA. Kebijakan ini bertujuan melindungi kreativitas manusia dan hak cipta musisi.
PBSI menetapkan 20 pemain bulu tangkis untuk Asian Games 2026 di Jepang. Indonesia membidik gelar juara beregu putra dan mengoreksi data pemain nomor perorangan
Jean-Paul Van Gastel belum menetapkan starter tetap PSIM Jogja jelang Super League 2026/2027. Persaingan makin ketat dengan 11 pemain asing di skuad.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 2 September 2026 didominasi cerah hingga udara kabur. Suhu di Kota Jogja mencapai 32 derajat Celsius.
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam program MBG adalah perlakuan PPh atas bantuan pemerintah yang diterima yayasan