Kelurahan Gilingan Solo Kembangkan Pengolahan Sampah Organik Berbasis Warga
Gilingan, Solo, mengembangkan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat dengan komposter dan mesin pencacah plastik.
Jamu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Satpol PP Bantul bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY menemukan 34 produk jamu tradisional obat kuat yang mengandung bahan kimia berbahaya saat melakukan pengawasan di wilayah Srandakan, Bantul, Rabu (26/8/2026) sore.
Pengawasan tersebut menyasar sarana distribusi obat bahan alam sebagai bagian dari pengawasan terhadap peredaran produk jamu di masyarakat.
Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Bantul, Sri Hartati, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan surat permintaan BBPOM DIY Nomor T-PW.02.02.30B.08.26.829 tertanggal 11 Agustus 2026.
Petugas kemudian mendatangi Depot Jamu Sehat yang berada di Jalan Pandansimo, Bakungan, Mangiran, Trimurti, Srandakan. Dari pemeriksaan di lokasi, ditemukan 34 item jamu tradisional yang dinyatakan mengandung bahan kimia berbahaya.
"Sebanyak 34 item jamu tradisional ditemukan mengandung bahan kimia berbahaya. Rata-rata semuanya produk obat kuat pria," kata Tatik, Kamis (27/8/2026).
Produk yang ditemukan antara lain bermerek Urat Madu, Montalin, Godong Ijo, Kobra, dan Urat Badak. Seluruh produk tersebut tidak diperbolehkan diedarkan karena berpotensi membahayakan kesehatan konsumen apabila digunakan tanpa pengawasan.
Selain melakukan penindakan, petugas BBPOM DIY memberikan pembinaan kepada pemilik depot mengenai ketentuan perizinan obat bahan alam. Pemilik usaha diminta memastikan setiap produk jamu yang dipasarkan memiliki izin edar dan memenuhi persyaratan keamanan.
Petugas juga mengenalkan aplikasi BPOM Mobile kepada pemilik usaha. Aplikasi tersebut dapat digunakan masyarakat untuk mengecek legalitas produk obat dan makanan, termasuk jamu, sebelum membeli atau mengonsumsinya.
Tatik mengatakan barang bukti hasil pengawasan kemudian dimusnahkan di lokasi. Pemilik depot diminta menghancurkan produk tersebut dengan disaksikan langsung oleh petugas.
"Barang bukti tersebut diminta dihancurkan di tempat dan disaksikan langsung oleh petugas," ujarnya.
Pengawasan bersama BBPOM DIY menjadi bagian dari upaya Satpol PP Bantul mengendalikan peredaran obat bahan alam yang tidak memenuhi ketentuan. Pelaku usaha juga diingatkan tidak menjual produk tanpa izin edar maupun produk yang mengandung bahan berisiko bagi konsumen.
"Kepada penjual kami edukasi terlebih dahulu agar tidak lagi menjual produk jamu berbahaya. Jika mengulangi bisa dikenai sanksi," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gilingan, Solo, mengembangkan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat dengan komposter dan mesin pencacah plastik.
Polda Jabar mengerahkan 1.112 personel dalam Operasi Antik Lodaya 2026 pada 7–16 Oktober untuk memberantas peredaran narkotika.
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika, tetapi menyebut tekanan ban dan perubahan suhu lintasan tetap menjadi tantangan.
Puluhan orang turun langsung ke Sungai Code di kawasan Pedestrian Code Gumreget, Suryatmajan, Danurejan, Kota Jogja, Sabtu (10/10/2026) pagi.
Manunggal Fair Kulonprogo 2026 dikunjungi lebih dari 104.000 orang dengan perputaran transaksi Rp7,4 miliar. Alun-Alun Wates dibersihkan usai acara.
Life Media, penyedia layanan internet berbasis fiber optik, bekerja sama dengan Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah Yogyakarta dan Peme