Advertisement

Muhadjir Sebut Covid-19 Bukan Lagi Ancaman untuk Indonesia

Akbar Evandio
Kamis, 12 Mei 2022 - 18:57 WIB
Budi Cahyana
Muhadjir Sebut Covid-19 Bukan Lagi Ancaman untuk Indonesia Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy seusai mengikuti pelantikan menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). - JIBI/Bisnis.com/Abdullah Azzam

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan Indonesia secara de facto telah memasuki status endemi Covid-19.

Dia menilai Indonesia sudah mulai melakukan transisi dari pandemi menuju fase endemi. Menurutnya, hal itu didasarkan pada beberapa indikator dan dari data-data yang ada.

"Intinya pokoknya dilihat dari angka kasus aktif, positivity rate, tingkat okupansi rumah sakit, kemudian angka kematian sekarang sudah ada tanda-tanda bukan tertinggi dari penyakit yang ada," ujarnya, Kamis (12/5/2022).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Muhadjir menyatakan, berdasarkan survei internal yang telah dilakukan Kemenko PMK di 18 rumah sakit DKI Jakarta pada Februari 2022, saat ini angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia telah turun di peringkat ke-14.

"Yang paling tinggi kematian itu kanker, kemudian pneumonia, peneumonia nonspesifik, dan sekarang Covid-19 yang meninggal sudah di ranking 14. Jadi sudah bukan lagi ancaman," katanya.

Dia melanjutkan, meskipun memang kasus Covid-19 sudah makin membaik, tetapi meminta masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Mengingat kasus meninggal dan yang terjangkit juga masih ada.

"Namun dilihat dari beberapa indikator itu kita sebetulnya de facto sudah menuju ke endemi," ujarnya.

Muhadjir mengatakan transisi pandemi ke endemi ini dipertaruhkan setelah libur lebaran Idulfitri, apabila pasca Lebaran 2022 tidak ada tambahan kasus yang signifikan sehingga Covid-19 di Indonesia akan segera menjadi endemi.

"Taruhannya setelah libur tahunan ini. Kalau nanti setelah Idulfitri, 2 minggu atau 3 minggu nanti tidak ada kenaikan kasus. Maka kita optimistis segera transisi ke endemi," pungkas Muhadjir.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Ingatkan Penjabat Jangan Korupsi Anggaran untuk Program Kesejahteraan Petani

News
| Minggu, 25 September 2022, 17:27 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement