Advertisement

Kolaborasi Pemerintah untuk Menanggulangi Kemiskinan

Abdul Hamied Razak
Jum'at, 20 Mei 2022 - 14:47 WIB
Budi Cahyana
Kolaborasi Pemerintah untuk Menanggulangi Kemiskinan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa (tengah) meninjau pelaksanaan program TMMD di Pandowoharjo, Sleman, Rabu (11/5/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Visi Pemkab Sleman pada 2021-2026 adalah Terwujudnya Sleman Sebagai Rumah Bersama Yang Cerdas, Sejahtera, Berdaya Saing, Menghargai Perbedaan dan Memiliki Jiwa Gotong Royong.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan untuk mencapai visi tersebut Pemkab harus bekerja sama dengan seluruh stakeholder yang ada, termasuk dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Forkominda dibentuk untuk peningkatan keselarasan langkah dan tindakan dalam pelaksanaan penyelesaian permasalahan di daerah, penyelesaian berbagai permasalahan, pemeliharaan stabilitas sosial politik dan penyelenggaraan pemerintahan dalam negeri di daerah," kata Danang, Rabu (18/5/2022).

Selama masa pandemi Covid-19, perekonomian di Sleman terpuruk. Pada 2021, persentase angka kemiskinan di Sleman meningkat. Jika pada 2020 angka kemiskinan sebesar 8,12%, maka di 2021 meningkat menjadi 8,64%.

"Angka kemiskinan naik 0,52 persen. Untuk pemulihan, maka Pemkab selalu berupaya dan bekerja keras untuk melakukan pembangunan daerah," katanya.

Pembangunan daerah untuk mengentaskan kemiskinan menjadi tanggung jawab bersama semua stakeholder di daerah. Pemkab secara khusus juga bekerjasama dengan unsur teritori militer wilayah yaitu Kodim 0732/Sleman, salah satunya melalui kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Kegiatan TMMD merupakan wujud aktualisasi nyata Dharma Bhakti TNI kepada rakyat. Selain sebagai wahana untuk memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat, TMMD merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemkab Sleman dan TNI, khususnya Kodim 0732/Sleman. "Kegiatan TMMD reguler yang berlangsung di Sleman selama ini mampu menggerakkan pembangunan infrastruktur di wilayah perdesaan," katanya.

Mampu Berdikari

Pembangunan sarana prasarana perdesaan seperti poskamling, pasar, jalan dusun juga pemugaran rumah tidak layak huni, telah memberikan kontribusi positif dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. "Penyelenggaraan TMMD selama ini mampu memberdayakan masyarakat, dan pada akhirnya masyarakat sasaran mempunyai daya dan upaya untuk lepas dari kemiskinan sekaligus memberdayakan diri untuk berdikari," katanya.

Untuk pemerataan pembangunan, TMMD di Sleman juga selalu berpindah wilayah. Selain itu, evaluasi kegiatan kolaborasi antarinstansi seperti TMMD tetap dilakukan, khususnya untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas kegiatan, termasuk penentuan sasaran, pembagian tugas, beban, maupun tanggung jawab masing-masing instansi," katanya.

"Dengan semakin mantapnya koordinasi dan kolaborasi seluruh stakeholder di Sleman, terutama dalam pembangunan diharapkan dapat bermuara pada peningkatan kesejaheraan masyarakat Sleman. Untuk itu saya mengajak, mari Sesarangen Mbangun Sleman," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Alasan Polisi Enggan Beberkan Motif Pembunuhan Brigadir J

News
| Kamis, 11 Agustus 2022, 18:07 WIB

Advertisement

alt

Jajal Keseruan Flying Fox Ledok Sambi, Solusi bagi yang Malas Lewat Tangga

Wisata
| Kamis, 11 Agustus 2022, 13:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement