Advertisement

Terdampak Abrasi, Posko SAR di Pantai Krakal Gunungkidul Rawan Ambruk

David Kurniawan
Minggu, 29 Mei 2022 - 14:47 WIB
Budi Cahyana
Terdampak Abrasi, Posko SAR di Pantai Krakal Gunungkidul Rawan Ambruk Petugas SAR Satlinmas memerpilatkan kerusakan bangunan di posko pemantauan di Pantai Krakal di Kapanewon Tanjungsari. Minggu (29/5/2022). - Istimewa/SAR Satlinmas Wilayah II DIY

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Bangunan Posko SAR Satlinmas Wilayah II di Pantai Krakal di Kapanewon Tanjungsari terancam ambruk karena terdampak abrasi dari pasang air laut. Wisatawan pun diminta menjauhi lokasi untuk keselamatan bersama.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono, mengatakan pos pantau SAR di Pantai Krakal sudah tidak bisa digunakan. Hal ini dikarenakan terdampak abrasi yang membuat pondasi bangunan mulai terkikis karena air laut.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Kondisinya semakin parah karena gelombang tinggi yang terjadi beberapa waktu lalu sehingga merusak bangunan di bagian bawa,” kata Marjono kepada wartawan, Minggu (29/5/2022).

Menurut dia, untuk sementara posko tidak digunakan demi keselamatan. Guna penjagaan, enam personel jaga diminta mengawasi dengan menumpang ke warung-warung di Pantai Krakal. “Sangat berbahaya sehingga pengawasan mengungsi dulu ke tempat yang lebih aman. Barang-barang untuk membantu pengawasan maupun evakuasi juga sudah dipindahkan,” ujarnya.

Marjono mengungkapkan, posko pertama kali dibangun 1999 dan mulai dioperasikan pada 2000 lalu hingga sekarang. Bangunan dua lantai ini dijadikan markas pengawasan ribuan pengunjung oleh anggota SAR atau petugas gabungan pada saat musim liburan.

Kerusakan sudah dilaporkan ke Pemkab Gunungkidul dengan harapan segera diperbaiki sehingga tidak berbahaya bagi pengunjung maupun petugas jaga. “Mudah-mudahan bisa secepatnya diperbaiki karena belum lama ini ada tim yang meninjau ke lokasi posko,” katanya.

Kapolsek Tanjungsari, Wawan Anggoro, mengatakan keamanan di area posko sudah dipasang garis polisi. Ia berharap kepada pengunjung agar tidak berteduh atau bermain di area posko yang terancam ambruk karena terdampak abrasi air laut.

“Kami sudah lakukan pemantauan ke lokasi dan garis polisi agar di sekitar gedung steril guna berjaga-jaga hal-hal yang tak diinginkan. Jadi, kami imbau ke pengunjung tidak mendekat ke posko,” katanya.

Advertisement

Dia mengakui sering menggunakan posko untuk membantu pengawasan dan pengamanan pada saat liburan. “Kami terus bekerjasama dengan tim SAR untuk pengamanan di kawasan pantai,” katanya. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dubes AS Kritik KUHP Soal Zina: Bisa Pengaruhi Hubungan RI-AS

News
| Kamis, 08 Desember 2022, 04:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement