Advertisement

Penanganan Sampah Piyungan Dibahas dalam Syawalan ISWF

Media Digital
Senin, 30 Mei 2022 - 11:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Penanganan Sampah Piyungan Dibahas dalam Syawalan ISWF sian Solid Waste Forum (ISWF) menyelenggarakan syawalan bertema "ISWF Berbagi Solusi TPA Piyungan Yogyakarta, Menuju Fitrinya Hati dan Empati" yang diselenggarakan oleh Teknik Kimia UAD pada hari Sabtu, 28 Mei 2022 di Kampus 1 UAD.

Advertisement

JOGJA-Indonesian Solid Waste Forum (ISWF) menyelenggarakan syawalan bertema "ISWF Berbagi Solusi TPA Piyungan Yogyakarta, Menuju Fitrinya Hati dan Empati" yang diselenggarakan oleh Teknik Kimia UAD pada hari Sabtu, 28 Mei 2022  di Kampus 1 UAD.

Ketua panitia Zahrul Mufrodi mengatakan pertemuan ini diselenggarakan sebagai ajang silaturahmi antara para akademisi, pemangku kebijakan dan pelaksana pengolahan sampah di lapangan sebagai wujud sumbangsih untuk memberikan alternatif solusi bagi penyelesaian masalah sampah di Jogja. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul,  dari TPS3R, akademisi dan peneliti dari UAD, UGM, UNS, ITY, Janabadra,  ATK dan PIAT UGM.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

ISWF ini merupakan forum yang dibentuk dengan tujuan untuk berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan sampah di Indonesia. Bentuk kegiatan yang sudah pernah dilakukan berupa menyelenggarakan International conference,  penelitian dan publikasi bersama, diskusi dan workshop, memberikan masukan atau rekomendasi serta kegiatan lainnya. Anggota ISWF terdiri dari akademisi dan peneliti dari perguruan tinggi di Indonesia,  BRIN, pemangku kebijakan, pengelola sampah, anggota legislatif dan masyarakat umum terang ketua ISWF Chandra Wahyu Purnomo.

Prof. Prabang Setyono guru besar dari UNS yang menjadi pembicara utama sekaligus tim ahli di TPA Putri Cempo Solo menyampaikan bahwa penyelesaian permasalahan sampah membutuhkan pendekatan dari berbagai sisi, baik dari sisi kebijakan, teknologi,  lingkungan,  ekonomi dan sosial.

"Penyelesaian di setiap tempat tentunya berbeda-beda dan perlu mengikutsertakan masyarakat setempat dengan mempertimbangkan kearifan lokal dan kadang-kadang juga perlu ide atau pemikiran yang "out of the box"," kata dia. 

Kegiatan ini selain dilakukan dalam bentuk diskusi untuk mendapatkan solusi yang tepat bagi persampahan di Yogyakarta, kemudian dilanjutkan kunjungan langsung ke TPA Piyungan yang didampingi langsung oleh pak Aris dari  DLHK Provinsi DIY. *

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Awan Panas Semeru Masih Keluar, BPBD Lumajang Tetapkan Masa Tanggap Darurat 14 Hari

News
| Senin, 05 Desember 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement