Advertisement
Ribuan Warga Gunungkidul Dapat Bansos Makan Gratis Selama Sebulan
Foto ilustrasi warga menerima bansos beras 10 Kg. / Foto dibuat menggunakan Artifical Intelligence ChatGPT
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 1.227 kelompok penerima manfaat yang terdiri dari anak terlantar, lansia dan anggota disabilitas akan mendapatkan bantuan makan gratis selama satu bulan. Pagu anggaran yang disediakan untuk program ini mencapai Rp1,32 miliar.
Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A) Gunungkidul, Hadi Hendro Prayogo mengatakan, program bantuan makanan gratis yang dibiayai APBD masih akan dijalankan di tahun ini. rencananya, program dilaksanakan mulai Februari mendatang.
Advertisement
“Bantuan makanan diberikan selama satu bulan. Sehari diberikan makan dua kali,” kata Hendro, Rabu (7/1/2026).
Menurut dia, bantuan diberikan sebagai upaya dari pemkab untuk menambah asupan gizi pada warga penerima sasaran. Salah satunya untuk warga yang berstatus kurang mampun atau terlantar.
BACA JUGA
“Untuk lebih detailnya bisa menghubungi bidang yang menangani. Yang jelas, program akan dilaksanakan mulai Februari mendatang,” kata Hendro.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial P3A Gunungkidul, Heppy Ethiwi mengatakan, program bantuan sosial (Bansos) makan gratis yang dibiayai pemkab sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Adapun kelompok penerima sasaran di 2026, jumlahnya masih sama dengan penerima tahun lalu sebanyak 1.227 orang.
Rinciannya, terdiri dari 82 anak, lansia 518 orang dan disabilitas sebanyak 627 orang. Menu yang disajikan terdiri dari nasi, buah, sayur, lauk hingga air mineral yang diberikan sehari dua kali.
“Mudah-mudahan program berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala dalam pendistribusiannya,” kata Heppy.
Dia menjelaskan, untuk anggaran tahun ini sudah dialokasikan anggaran dari Pemkab Gunungkidul sebesar Rp1.325.160.000. Heppy tidak menampik anggaran yang dialokasikan tahun ini lebih banyak ketimbang pelaksanaan di 2025.
“Tahun lalu anggarannya hanya sebesar Rp1.104.300.000,” katanya.
Dijelaskannya, kenaikan pagu makan gratis ini terjadi dikarenakan nominal yang meningkat. Tahun lalu, anggaran makan sebesar Rp30.000 per hari, sedangkan di 2026 nominalnya mencapai Rp36.000 per hari.
“Jadi ada kenaikan pagu anggaran makan Rp6.000 per harinya sehingga secara akumulasi membuat anggaran yang dialokasikan di tahun ini naik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
10 Destinasi Terfavorit di Sleman Selama Libur Nataru, Ini Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




