Advertisement

Ratusan Warga Datangi Posko PPDB SMA DIY, Ini Sebagian Masalah yang Dikeluhkan

Sunartono
Senin, 13 Juni 2022 - 21:57 WIB
Bhekti Suryani
Ratusan Warga Datangi Posko PPDB SMA DIY, Ini Sebagian Masalah yang Dikeluhkan Ilustrasi PPDB. - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY mulai membuka posko pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 di Kantor Disdikpora DIY sejak Senin (13/6/2022) hingga 6 Juli 2022 mendatang. Orangtua calon peserta didik mulai berdatangan untuk sekadar menanyakan informasi hingga keluhan.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menjelaskan pada hari pertama membuka posko pengaduan Senin (13/6/2022) cukup banyak masyarakat yang datang. Mereka menanyakan sejumlah persyaratan untuk mendaftar.

Menurutnya masyarakat tersebut sebagian besar memang tidak menyampaikan keluhan namun sekadar memastikan informasi. Sebenarnya persyaratan sudah bisa diakses secara online, akan tetapi banyak orang tua yang merasa belum jelas atau kurang mantap sehingga datang ke posko untuk meyakinkan.

BACA JUGA: Gegara Korupsi Perizinan Haryadi Suyuti, Sejumlah Investor Ingin Masuk Jogja Mundur

"Hari ini yang datang ya sekitar 100-an. Sebenarnya bukan keluhan tetapi lebih mencari informasi, karena mulai dilakukan pengecekan data kependudukan, lalu verifikasi dokumen penambahan nilai juga kami lakukan mulai hari ini, sehingga memang cukup banyak yang datang ke posko," katanya, Senin (13/6/2022).

Didik menambahkan orangtua calon peserta didik yang datang ke posko sekitar 100 orang. Sebagian besar menanyakan informasi terkait PPDB 2022. Akan tetapi ia tidak menampik adanya keluhan, salah satunya data kependudukan siswa yang belum muncul di sistem.

"Memang ada yang menyampaikan kalau data kependudukan calon pendaftar belum muncul di sistem. Mungkin disebabkan karena ada perubahan atau penambahan anggota keluarga," ujarnya.

Disdikpora DIY melakukan koordinasi dengan Biro Tapem DIY untuk menangani aduan tersebut. Meski data tidak muncul di sistem PPDB, namun bisa dilacak di Biro Tapem sehingga dapat terdeteksi sejak kapan calon siswa tersebut tinggal di suatu wilayah.

"Aplikasi PPDB ini terkoneksi langsung dengan Biro Tapem dan kabupaten kota, sehingga sudah bisa ditangani," katanya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogja Macet, Berkah bagi Pedagang

Jogjapolitan | 4 hours ago

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Viral Unggahan JKT48 Dilecehkan di Mal Solo, Gibran Geram

News
| Minggu, 03 Juli 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

7 Makanan Indonesia Favorit Dunia

Wisata
| Sabtu, 02 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement