Dompet Dhuafa Kerahkan Tim Bantu Percepat Pemadaman Kebakaran Bromo
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Rektor UMY Prof Dr Gunawan Budianto MP IPM (kiri) saat monitoring dan evaluasi dilakukan di kantor Kedutaan Besar Indonesia di Spanyol yang berada di Madrid, Sabtu (25/07/2022) pagi waktu setempat
Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan monitoring dan evaluasi dosen studi lanjut di sejumlah negara di Eropa. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memantau progres studi dan sekaligus memberikan motivasi para dosen yang sedang mengambil program doktoral atau S3.
Monitoring dan evalusasi dilakukan langsung oleh Rektor UMY Prof Dr Gunawan Budianto MP IPM, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Dr Sukamta ST MT, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Internasional Prof Dr Ahmad Nurmandi, Kepala Lembaga Pengembangan Karier dan SDM Dr Adhianty Nurjanah, Kepala Lembaga Riset dan Inovasi Prof Dr Dyah Mutiarin dan Kepala Lembaga Kerjasama Internasional Fitri Arofiati PhD. Para pimpinan UMY tersebut bertemu secara langsung dengan para dosen. Acara monitoring dan evaluasi studi lanjut S3 ini juga dipantau langsung oleh Wakil Rektor Bidang SDM Prof Dr Nano Prawoto yang mengikut secara daring dari Indonesia.
Saat ini terdapat belasan dosen UMY yang menempuh studi lanjut di sejumlah universitas terkemuka di Madrid, Barcelona Spanyol, dan juga di Belanda serta Jerman.
Kegiatan monitoring dan evaluasi studi lanjut dimulai pada 24- 27 Juli 2022. Pada hari pertama monitoring dan evaluasi dilakukan di Madrid yang diikuti dosen yang menempuh studi lanjut di Madrid dan Barcelona. Monitoring dan evaluasi dilakukan di kantor Kedutaan Besar Indonesia di Spanyol yang berada di Madrid, Sabtu (25/07/2022) pagi waktu setempat. Rombongan Pimpinan UMY diterima langsung oleh Minister Counselor Bayu Hari Saktiawan. Seluruh dosen yang studi di Madrid dan Barcelona hadir dalam acara itu.
Selanjutnya monitoring dan evaluasi dilakukan di Belanda pada Senin (27/07/2022) pagi waktu setempat. Monitoring dan evaluasi studi lanjut di Belanda diikuti dosen yang menempuh studi lanjut di Belanda dan Jerman.
Rektor UMY Prof Dr Gunawan Budianto MP IPM mengaku senang dapat bersilaturahmi dan menyapa secara langsung para dosen yang sedang studi lanjut. Dengan pertemuan tersebut dapat diketahui perkembangan dan tahapan studi para dosen.
“Saya senang sekali bisa bertemu langsung dengan bapak dan ibu yang sedang studi ldi Eropa. Dengan pertemuan ini kami bisa mengetahui sejauh mana progres studi para dosen, tahapannya sampai mana, dan juga kendalanya seperti apa. Yang penting dalam pertemuan ini kita juga bisa bersilaturahmi langsung setelah sekian lama tidak bertemu. Alhamdulillah semua sehat. Dari acara ini kami juga mencari dosen-dosen muda yang mampu berkompetisi secara global,” ujar Gunawan.
Rektor UMY tersebut juga memberikan semangat dan motivasi agar para dosen yang sedang menempuh studi lanjut bisa selesai tepat waktu dan bisa kembali bergabung di UMY untuk bersama-sama membesarkan UMY. Para dosen yang menempuh studi lanjut adalah para generasi penerus pimpinan UMY. “Saya doakan studinya lancar, selesai tepat waktu dan bisa kembali ke UMY,” tegas Rektor.
Wakil Rektor Bidang SDM UMY Prof Dr Nano Prawoto yang mengikuti monitoring secara daring juga turut memberikan semangat kepada para dosen yang sedang menempuh studi lanjut. Dia berharap para dosen aktif menjalin komunikasi dengan UMY terkait dengan studi yang dijalani.
“Kami berharap kita terus berkomunikasi. Termasuk apabila ada kendala-kendala yang dihadapi. Harapan kami, bapak ibu semua bisa diberi kelancaran studi dan bisa cepat selesai,” ujar Nano.
Kepala Lembaga Pengembangan dan Karier SDM Dr Adhianty Nurjanah mengatakan saat ini ada 68 dosen UMY yang menempuh studi lanjut di luar negeri dan 96 dosen studi di Indonesia. Khusus di Eropa, ada sembilan dosen yang studi di Spanyol yakni di Madrid dan Barcelona. Di Belanda ada empat dosen dan di Jerman ada empat dosen.
“Monitoring dan evaluasi ini dilakukan secara rutin oleh Lembaga Pengembangan Karir dan SDM UMY baik yang di dalam negeri maupun luar negeri. Kami selalu memantau tahapan para dosen yang mengambil studi lanjut ini. Dari kegiatan ini kami bisa tahu tahapan studinya, apakah tahapannya masih teori, proposal, sudah pada tahap riset atau hampir selesai studinya,” ujar Adhianty.
Para dosen yang sedang studi lanjut di Eropa mengaku senang bisa bertemu langsung dengan pimpinan universitas. Dengan adanya monitoring dan evaluasi tersebut menunjukkan adanya kepedulian yang besar para pimpinan UMY terhadap dosen studi lanjut.
“Motivasi dan perhatian dari pimpinan UMY ini menambah semangat dalam menjalani studi,” ujar Dianita Sugiyo yang masih studi lanjut doktoral di Jerman. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
General Motors menghentikan penjualan mobil baru Chevrolet di China setelah 21 tahun. Meski demikian, produksi tetap berlanjut untuk memenuhi pasar ekspor globa
Status desil bansos tiba-tiba naik meski kondisi ekonomi belum berubah? Ketahui penyebab kenaikan desil, dampaknya terhadap PKH dan BPNT, serta cara mengajukan
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca