DPRD Bantul Minta KDMP Tak Sekadar Jadi Toko, Ini Alasannya
DPRD Bantul meminta KDMP mengembangkan produk unggulan sesuai potensi kalurahan agar tak sekadar menjadi toko dan mampu menggerakkan ekonomi warga.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota Jogja membebaskan sanksi administratif berupa denda retribusi pengujian kendaraan bermotor sampai dengan 31 Desember 2022 mendatang. Kendaraan bermotor wajib uji yang habis masa uji dan tidak diuji tepat waktu dibebaskan dari denda retribusi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja Agus Arif Nugroho mengatakan hal ini mengacu pada Peraturan Walikota Jogja No.52/2022 tentang Pembebasan Sanksi Administratif Atas Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor. Dalam aturan itu, pembebasan sanksi administratif ditujukan untuk meringankan beban masyarakat dalam pengujian kendaraan bermotor.
BACA JUGA: Potret Jalan Malioboro Tahun 2000, Pengendara Berhelm Ciduk Berkeliaran
“Selain itu juga untuk menarik minat pemilik kendaraan bermotor wajib uji agar melakukan pengujian guna memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan,” ucap Agus, Jumat (1/7/2022).
Menurutnya, pembebasan sanksi administratif berupa denda retribusi pengujian kendaraan bermotor diberikan kepada wajib retribusi secara otomatis tanpa permohonan saat melakukan pendaftaran uji kendaraan bermotor melalui menu Kir Online atau Si Regol (Sistem informasi Registrasi Online Layanan) uji berkala kendaraan di aplikasi Jogja Smart Service (JSS) dan pembayaran ke platfom terkait.
“Pemilik kendaraan yang terlambat uji kendaraan bermotor, otomatis hanya dikenakan biaya retribusi tanpa denda,” ujarnya.
Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Kota Jogja, Andhika Satya, menyebut dalam sehari bisa menguji sekitar 50 sampai 60 kendaraan. Penghapusan sanksi denda retribusi itu turut mempengaruhi masyarakat untuk mengujikan kendaraan.
“Selama ini jika diberlakukan denda masyarakat akan keberatan. Denda retribusi per hari sekitar dua persen dari biaya retribusi. Selama saat berlaku denda, rata-rata denda sekitar Rp50.000 tetapi pernah yang paling besar sampai Rp2 juta,” ucap Andhika
Kendaraan bermotor wajib uji meliputi mobil penumpang umum seperti taksi, mobil bus, mobil barang, kendaraan bermotor yang menarik kereta gandengan dan kereta tempelan dan kendaraan khusus yang dioperasikan di jalan.
BACA JUGA: Dieng Culture Festival 2022 Digelar September 2022
Pengujian kendaraan bermotor dilakukan dengan pemeriksaan uji visual seperti lampu dan kondisi badan kendaraan, ukuran ban, uji emisi gas buang, berat kendaraan, uji rem, uji kecepatan atau speedometer.
Tahapan pengujian kendaraan dilakukan dengan mendaftar di menu Kir Online atau Si Regol di JSS. Setelah memasukan data yaitu nomor uji kendaraan dan menentukan tanggal, lalu membayar retribusi melalui platform Bank BPD DIY, Linkaja, Gopay dan layanan QRIS. Kemudian pemohon datang ke kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Kota Jogja sesuai tanggal yang disepakati saat pendaftaran lewat JSS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta KDMP mengembangkan produk unggulan sesuai potensi kalurahan agar tak sekadar menjadi toko dan mampu menggerakkan ekonomi warga.
Alaska Air Group memangkas 200 karyawan setelah memperkirakan kerugian hampir US$700 juta pada 2026 akibat mahalnya bahan bakar pesawat.
Cek harga jual dan buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian pada Senin, 2 November 2026.
Kredit mobil menawarkan sejumlah keuntungan, mulai dari cicilan fleksibel hingga menjaga tabungan. Kenali juga penyebab pengajuan ditolak bank atau leasing.
Deepfake AI semakin sulit dikenali secara visual. Simak empat cara mendeteksi konten palsu agar tidak mudah tertipu misinformasi.
Volkswagen mencatat kerugian operasional €5,9 miliar pada kuartal III 2026. Pelemahan bisnis China dan penurunan nilai investasi Porsche menjadi pemicu.