Profil Blok Natuna D-Alpha Punya Gas 222 TCF, Dikembangkan Hashim Djojohadikusumo
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Ilustrasi. /Bisnis-Felix Jody Kinarwan
Harianjgoja.com, SLEMAN--PT Pertamina juga akan memberlakukan penggunaan kode QR untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite dan solar di stasiun pengisian bahan bakar imum (SPBU) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Namun untuk kapan mulai diberlakukan, belum ada penentuan. Hari ini kami baru sosialisasi ke masyarakat," kata Sales Branch Manajer PT Pertamina Cabang Yogyakarta William Handoko saat sosialisasi di Pemkab Sleman, Jumat (1/7/2022).
Menurut dia, kemungkinan pembelian BBM bersubsidi dengan aplikasi MyPertamina untuk wilayah Sleman akan dimulai setelah tahap 1 untuk wilayah Kota Jogja.
"Sekarang mulai pendataan dulu, untuk 1 Agustus, tahap 1 dimulai dari Kota Yogyakarta. Sleman menyusul untuk periode berikutnya," katanya.
Ia mengatakan, per 1 Juli, sudah mulai dibuka tahap pendaftaran di aplikasi maupun di website, sehingga masyarakat yang merasa memiliki kendaraan roda empat dan berhak untuk diisi bahan bakar Pertalite maupun Solar dipersilakan untuk mendaftar.
"Mobil apa pun, kalau merasa berhak silakan mendaftar. Jika tidak berhak, jangan mendaftar. Nanti di semua SPBU akan diberlakukan," katanya.
William mengatakan, pendaftaran bisa melalui aplikasi yang didownload dari play store maupun melalui website di subsiditepat.myPertamina.id.
Langkah pertama pendaftaran dimulai dengan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, STNK, foto kendaraan dan dokumen pendukung lainnya dan setelah itu, membuka alamat pendaftaran.
BACA JUGA: Wajib Jilbab di Sekolah Diganti Diimbau, Pegiat Pendidikan: Sama Saja Mewajibkan secara Halus
"Kemudian, centang informasi memahami persyaratan, selanjutnya klik 'daftar sekarang', kemudian ikuti instruksi pengisian data pada website dan menunggu pencocokan data maksimal tujuh hari kerja di alamat email yang didaftarkan," katanya.
Apabila sudah terkonfirmasi, akan mendapatkan QR code sebagai penanda kendaraan telah didaftarkan.
"Barcode ini yang digunakan untuk bertransaksi di SPBU Pertamina. Jadi di SPBU tidak harus menggunakan MyPertamina. Tetapi barcode, dan pembayarannya bisa menggunakan cash," katanya.
Asisten Sekda Kabupaten Sleman Bidang Ekonomi dan Pembangunan Budihardjo mengatakan pada tahap sosialisasi ini pihaknya telah mendapat penjelasan dari Pertamina.
"Ada beberapa hal yang perlu ditekankan kepada masyarakat. Yaitu, transaksi dengan mendaftar MyPertamina ini ternyata hanya untuk kendaraan roda empat dan sejenisnya," katanya.
Kemudian, terkait dengan pertanyaan masyarakat nanti internetnya bagaimana, transaksi di SPBU tidak berkaitan dengan Internet.
Karena setelah mendapatkan QR code maka kode batang tersebut bisa ditempel di mobil yang telah didaftarkan.
"Jadi saat membeli BBM bersubsidi di SPBU tanpa jaringan internet," katanya.
Ia mengatakan, Pemkab Sleman mendukung program dari pusat melalui Pertamina ini.
"Program ini dalam rangka penggunaannya bisa diketahui apakah sudah tepat sasaran apa belum, kaitannya subsidi yang dialokasikan Pemerintah untuk pertalite dan solar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Arsari Group memenangkan lelang Natuna D-Alpha dengan komitmen Rp1,83 triliun. Blok ini memiliki potensi gas hingga 222 TCF.
Jalan Palagan Sleman rusak di tujuh titik dan butuh perbaikan drainase. DPRD DIY mendorong anggaran sekitar Rp24 miliar melalui APBD.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Skrining TBC di Gunungkidul baru menemukan 411 kasus dari target 1.148 hingga Agustus 2026. Kesadaran warga menjadi salah satu kendala.
Harga cabai rawit di sejumlah pasar rakyat Sleman tembus Rp70.000 per kilogram akibat pasokan berkurang selama kemarau panjang.
Performa Intel Core Ultra, keamanan kelas bisnis, dan ketahanan MIL-STD-810H dalam laptop kerja yang ringan dan terjangkau untuk profesional