Advertisement

Pemkab Sleman Jamin Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK

Abdul Hamied Razak
Kamis, 07 Juli 2022 - 16:27 WIB
Budi Cahyana
Pemkab Sleman Jamin Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK Kustini Sri Purnomo - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang Hari Raya Iduladha 1443 H, Pemkab Sleman memastikan stok bahan pokok dan penting dalam kondisi aman. Selain itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak menimbun. Untuk hewan kurban, Pemkab menjamin hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK)

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan kenaikan harga sangat mungkin terjadi menjelang Iduladha dan kondisi ini merupakan mekanisme pasar yang harus disikapi secara bijak oleh masyarakat.

“Selain itu, karena pelaksanaan kurban tahun ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga dan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Corona," kata Kustini, Rabu (6/7/2022).

Terkait dengan persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, termasuk hewan kurban, Kustini menyatakan jajarannya terus berupaya mengatasi dengan menyiapkan sejumlah langkah.

Pemkab, menurut Kustini, membentuk satgas/unit reaksi cepat yang melibatkan seluruh instansi terkait di masing-masing kapanewon, serta menerbitkan Surat Edaran Bupati Sleman No.037/2022 tentang Upaya Pencegahan dan Pengendalian PMK.

Satgas juga rutin menggelar disinfeksi di sejumlah kandang ternak, memantau hewan di pasar hewan. "Kami juga terus mengedukasi kelompok petani dan peternak tentang pencegahan PMK, bekerjasama dengan Bhabinkamtibmas di wilayah Sleman," katanya.

Berdasarkan data pada akhir Juni 2022, kebutuhan hewan kurban belum bisa terpenuhi akibat wabah PMK. Dengan keterbatasan ini, Pemkab membuka akses perdagangan ternak antardaerah dengan pengawasan yang ketat. Setiap hewan ternak yang masuk ke Sleman harus dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal. Upaya ini dilakukan untuk menjamin setiap hewan ternak yang masuk dalam kondisi sehat dan terbebas dari PMK. "Terlebih lagi ternak tersebut untuk kepentingan Iduladha sehingga kami harus menjamin kesehatannya," kata Kustini.

Pemkab Sleman melalui Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan bersama instansi terkait juga terus berusaha mengendalikan wabah PMK pada ternak, termasuk dengan vaksinasi. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati namun tidak perlu panik karena PMK dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat," ujar Kustini.

Agar pelaksanaan Iduladha berjalan dengan baik, Pemkab menerbitkan Surat Edaran Bupati No.036/2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurban dalam Situasi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sebagai acuan dalam pelaksanaan kurban di 2022. "Mari bersama-sama mewujudkan pelaksanaan Iduladha dan kurban yang khidmat, aman dan nyaman bagi semua," kata Kustini.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tragedi Stadion Kanjuruhan, Airlangga Sampaikan Duka Mendalam

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 14:17 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement