Berkat Beasiswa Pemprov Jateng, Santri Ini Bisa Kuliah Kedokteran Gigi
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Wisatawan melakukan pembayaran menggunakan layanan QRIS cross border yang difasilitasi BPD DIY/ist
Bank BPD DIY mendapat kepercayaan dari Bank Indonesia untuk menjadi peserta piloting QRIS cross-border. QRIS cross-border merupakan layanan pembayaran antar negara menggunakan Quick Response Code (QR Code). Piloting QRIS cross-border tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital (FEKDI) 2022 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, 11-15 Juli 2022.
Dengan adanya QRIS cross-border, merchant QRIS Bank BPD DIY dapat menerima pembayaran menggunakan QR dari bank yang berasal dari negara-negara lain yang telah bekerja sama dengan BI. Merchant juga tidak perlu khawatir terhadap kurs mata uang, karena dana yang diterima sudah dalam Rupiah.
Saat ini Bank Indoneisa telah bekerjasama dengan sejumlah bank dari Thailand dan Malaysia untuk implementasi QRIS cross-border. Sebelumnya, Bank Indonesia juga telah melakukan uji coba QR Cross-border dengan Malaysia dan Thailand yang memungkinkan konsumen dan pedagang di kedua negara dapat melakukan dan menerima pembayaran barang dan jasa melalui QR Code.
Dalam situs resminya, Bank Indonesia menyebut QRIS cross-border disinyalir dapat meningkatkan transaksi UMKM karena memudahkan konsumen mancanegara untuk bertransaksi saat membeli produk lokal. Begitu pula pada sektor pariwisata, para wisatawan asing nantinya cukup menggunakan QR Cross-border jika ingin bertransaksi saat vakansi di Indonesia. Begitu juga jika kita ingin bepergian ke luar negeri. Lewat efisiensi yang ditawarkan, QR Cross-border diharapkan juga dapat mendukung percepatan pemulihan ekonomi di berbagai sektor.
Sementara itu, Direktur Utama Bank BPD DIY Santoso Rohmad menyampaikan bahwa Bank BPD DIY sangat mendukung upaya dari BI untuk merealisasikan QRIS cross-border tersebut. Menurutnya digitalisasi mutlak diperlukan untuk mempertahankan performa bisnis sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi baik nasional maupun daerah.
“Dengan kehadiran QRIS cross-border, diharapkan pelaku UMKM di Yogyakarta dapat menjadi makin kompetitif di era globalisasi saat ini” kata Santoso. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.