Advertisement

Covid-19 Naik Lagi, 11 Desa di Sleman Masuk Zona Merah! Ini Daftarnya

Abdul Hamied Razak
Selasa, 19 Juli 2022 - 19:17 WIB
Bhekti Suryani
Covid-19 Naik Lagi, 11 Desa di Sleman Masuk Zona Merah! Ini Daftarnya Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN- Sejumlah desa atau kaluran di Sleman kini masuk dalam zona merah menyusul mulai meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah ini.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman sekaligus Penanggungjawab Gedung Isoter Covid-19 Sleman, Makwan mengatakan sejak 14 Juli lalu, Satgas Covid-19 Sleman mencatat sebanyak 11 desa atau kalurahan dari 86 kalurahan di Sleman masuk kategori zona merah (penyebaran Covid-19 tinggi).

Kalurahan yang masuk zona merah meliputi, Purwomartani, Sendangrejo, Sendangadi, Sinduadi, Tlogoadi dan Sukoharjo. Selain itu, Sariharjo, Wedomartani, Harjobinangun, Gayamharjo, dan Tambakrejo.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Empat kalurahan masuk zona oranye, meliputi Caturtunggal, Ambarketawang, Tirtomartani dan Bokoharjo. Selanjutnya, 18 kalurahan masuk zona kuning di antaranya Sendangtirto, Kalitirto, Maguwoharjo, Nogotirto dan Bangunkerto. Sisanya, 53 kalurahan masuk zona hijau.

BACA JUGA: NIK Mulai Kini Sudah Bisa Dipakai Jadi NPWP

Tak hanya itu Gedung Isolasi Terpusat (Isoter) Rusunawa Gemawang pun mulai diisi oleh pasien Covid-19. Gedung tersebut baru diisi oleh seorang pasien Covid-19. Ini merupakan pasien pertama yang masuk Isoter sejak akhir tahun lalu. "Baru hari ini (kemarin) masuk (ke Isoter). Satu pasien," katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (19/7/2022).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama mengatakan peningkatan kasus dipengaruhi oleh hari libur sekolah atau karena mobilitas wisatawan domestik juga. Salah satu upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, Dinkes terus menggenjot kegiatan vaksinasi dosis ketiga (booster). "Kami harap, semua booster, kita tidak tahu varian apa lagi yang akan masuk. Tetapi kalau sudah dibooster apapun varian yang masuk akan tetap ringan," kata Cahya.

Dinkes, lanjutnya, terus berupaya memenuhi kebijakan Dinkes DIY yang menargetkan 50% capaian vaksinasi booster sampai akhir Juli 2022. Dia berharap, capaian booster meningkat seiring kebijakan pemerintah mengeluarkan Surat Edaran Satgas Penanggulangan Covid-19 No.21/2022 tentang Ketentuan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri.

"Memang vaksin tidak bisa menjamin kita tidak terkena Covid-19 kalau prokesnya jelek, tapi (booster) lebih meringankan penyakitnya dibanding dengan orang yang belum dibooster," tandasnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 7 hours ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Cara Membayar KRL Solo Jogja Pakai Gopay

News
| Rabu, 28 September 2022, 04:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement