IABI Ungkap Gempa Lombok Barat M5 Intraslab, Bukan Sesar Dangkal
IABI menyebut gempa Lombok Barat M5 merupakan gempa intraslab di dalam Lempeng Australia, bukan akibat sesar aktif dangkal di Lombok.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kasus Covid-19 DIY bertambah secara signifikan pada Rabu (27/7/2022). Warga terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia dilaporkan ada satu orang.
Kabag Humas Biro UHP Setda DIY Ditya Nanaryo Aji menjelaskan pada penambahan 121 dalam satu hari, berasal dari Sleman 57 kasus, Kota Jogja 26 kasus, Bantul 21 kasus, Kulonprogo 21 kasus, dan Gunungkidul nihil penambahan kasus. “Dilaporkan ada satu kasus meninggal dunia berasal dari Sleman,” katanya Rabu.
BACA JUGA: Di Jalur Pansela Gunungkidul, Kampung Jadi Puing dan Rumah Beralih Megah
Rincian riwayat sementara kasus terkonfirmasi Covid-19, terdiri atas periksa mandiri 54 kasus, kontak erat ada 49 kasus dan suspek 17 kasus.
“Positivity rate harian per 27 Juli 2022 di angka 4,19%,” ujarnya.
Ia menambahkan kasus aktif di DIY meningkat di atas 1.000 kasus per Rabu hari ini. Keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 untuk kritikal di angka 5,63% dan nonkritikal 5,35%.
Ketua Pokja Genetika FKKMK UGM Gunadi menyatakan peningkatan kasus Covid-19 di DIY sudah sesuai perkiraan lonjakan kasus pada akhir Juli 2022. Oleh karena itu booster di DIY harus terus ditingkatkan untuk meminimalisasi tingkat keparahan ketika terpapar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IABI menyebut gempa Lombok Barat M5 merupakan gempa intraslab di dalam Lempeng Australia, bukan akibat sesar aktif dangkal di Lombok.
Google Cloud memperkenalkan agen AI Gemini yang bisa membantu mengolah informasi, membuat konten, coding, hingga mengelola pekerjaan bisnis.
DPRD Kota Jogja mendorong WJNC digelar rutin setiap 7 Oktober agar menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan lama tinggal.
Suzuki membukukan penjualan ritel 54.179 unit hingga September 2026. New Carry menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 55%.
Gunungkidul masih kekurangan 936 guru SD-SMP. Disdik menyebut pemenuhan tenaga pendidik bergantung pada anggaran dan kebijakan pusat.
Idiec meminta aturan turunan Perpres Ojol menjamin pendapatan pengemudi, kemitraan yang adil, transparansi algoritma, dan perlindungan data.